
Sering saya temui usaha-usaha kecil yang mempunyai domain sendiri tapi ketika saya lihat alamat emailnya, mereka malah menggunakan jasa email gratis seperti Yahoo Mail, Hotmail, ataupun Gmail. Dari sisi bisnis hal ini tentunya memberikan kesan yang kurang profesional.
Seyogyanya, ketika kita mempunyai domain sendiri, maka alamat email kitapun mengikutinya. Misalnya kita punya domain www.usaha-saya.com, maka email kita contohnya menjadi sales@usaha-saya.com. Selain terlihat lebih profesional, alamat email seperti ini memberikan konsistensi yang selaras dengan domain bisnis kita.
Saya menduga faktor teknis menjadi penyebab utama “ketimpangan” antara nama domain dan alamat email ini. Selain ketidaktahuan, faktor space yang disediakan jasa web hosting juga terbatas. Sehingga kalaupun alamat emailnya sinkron dengan nama domain, tapi space yang tersedia sangatlah terbatas.
Nah, kali ini saya ingin memberi tahu cara mensetup alamat email yang sinkron dengan nama domain sekaligus mempunyai space yang sangat besar (7 GB – menggunakan Google Apps).
(more…)