Namamu Namaku, Nama-nama
Stuff August 23rd, 2008
Kalau mengingat kasus-kasus korupsi, saya jadi bertanya dalam hati, apakah arti sebuah nama? Nama yang diberikan orang tua sepertinya tidak lagi memberikan arti lebih kepada pemiliknya selain untuk panggilan saja. Contoh saja nama Al-Amin Nasution, yang kalau tidak salah artinya adalah “Nasution yang dapat dipercaya”. Tapi nyatanya si dapat-dipercaya malah lebih ahli mengkhianati kepercayaan dibandingkan menjaganya.
Saya yakin orang tua tidak sembarangan memberi nama kepada anak-anak mereka. Bahkan ada yang bersusah payah mencarikan nama yang bagus supaya kelak anak-anak mereka bisa menjadi seseorang yang membawa kebaikan bagi dirinya dan orang lain. Tapi nama hanya tinggal nama bila si pemiliknya tidak memahami makna yang terkandung dalam namanya sendiri.
Popularity: 29% [?]
Udah Kecil, Jelek, Nyebelin Pula
Stuff August 22nd, 2008
Setiap orang sepertinya punya ketakutan tersendiri terhadap sesuatu. Bisa berupa ketakutan terhadap lingkungan, benda, ataupun binatang. Khusus untuk binatang, saya punya ketakutan terhadap kecoa.
Sejauh yang saya ketahui, ketakutan seseorang terhadap suatu hal mempunyai beberapa tingkatan, dan tingkat yang tertinggi kalau tidak salah adalah tingkatan phobia.
Untungnya saya tidak berada pada tingkatan tersebut, karena biasanya kalau sudah phobia orang tersebut menjadi “lumpuh” (immobilized) ketika dihadapkan dengan hal yang ditakutinya.
Popularity: 26% [?]
Pakai Esia Terus [B]untung dan XL Bikin Kexel
Stuff August 21st, 2008
Kekecewaan saya memakai Esia sudah dimulai sejak tahun lalu. Tapi saya masih mencoba untuk sabar. Saya tetap menggunakan layanan dari Bakrie Telecom ini, walau sering ada kekhawatiran akan kehilangan pulsa lantaran seringnya call-drop.
Untung saja kesabaran saya ada batasnya. Kalau tidak, tentu saya sudah menjadi konsumen bodoh yang akan terus-terusan dikerjai oleh Esia. Promo tarif murah kini tidak lagi saya percayai karena nyatanya hal tersebut lebih berbentuk jebakan. Alasan saya klasik, kualitas layanan tidak bertambah baik sedangkan biaya yang saya harus keluarkan ujung-ujungnya bertambah banyak karena sering terjadi pemutusan percakapan.
Popularity: 26% [?]
Suka terngiang-ngiang di telinga saya lagu Rhoma Irama kalau mengingat soal bergadang.
Bergadang jangan bergadang, kalau tiada gunanya… Bergadang boleh saja, asal… (ke sananya lupa)
Saya ingat dulu ketika umur saya masih di awal 20. Kala itu bergadang sudah menjadi kegiatan rutin. Bukan karena keinginan sendiri, tapi memang di umur-umur seperti itu tidur di bawah jam 10 sangatlah sulit. Mata sulit terpejam dan otak masih saja aktif. Ujung-ujungnya jadi keterusan melek sampai pagi.
Popularity: 26% [?]
Andai Panciku Bisa Cerita
Stuff August 19th, 2008
Dari seluruh peralatan masak-memasak, saya pikir panci dan penggorengan adalah dua alat yang paling butuh kasih sayang. Bayangkan saja hidup kedua alat ini. Setiap hari harus merasakan panasnya api demi kenikmatan kita.
Kalau saya ke pasar swalayan ataupun pasar tradisional, saya suka melihat kilauan panci-panci baru. Begitu pula dengan kilauan penggorengan yang dipajang. Sungguh menawan untuk dilihat dan saya suka tergoda untuk membeli.
Popularity: 24% [?]
Menempuh Nama Baru
Stuff August 18th, 2008
Banyak orang yang bilang bahwa dengan menikah berarti akan menjalani lembaran hidup yang baru. Kebiasaan-kebiasaan yang dulu sedikit demi sedikit akan berubah menyesuaikan dengan suasana yang baru. Dan dari sekian banyak hal yang terjadi dalam pernikahan, ada satu hal yang menurut saya cukup menarik: perubahan nama.
Ketika masa pacaran saya rasa banyak pasangan yang memanggil kekasih mereka dengan kata sayang, cinta, atau yang paling standard adalah memanggil namanya saja. Hal ini biasanya berlanjut ke jenjang pernikahan dan terus seperti itu sampai pada akhirnya pasangan tersebut dikaruniai seorang anak.
Popularity: 26% [?]
Cat Alert!!! Miaww…!!!
Stuff, in English August 15th, 2008
I stumbled upon Unspon’s post, Bitchfight on? Unspun only wrote one sentence saying that a bitchfight is taking shape. Curious, I tried to dig deeper. Unfortunately, I couldn’t get the full story as the link that Unspun provided is no longer available. Still, it appears to me there is one blogger who’s having a bad day and declares her resentment (in the Comments) by never again dealing with married bloggers. I’m not really sure the cause of the problem, but her ordeal seems to cause quite a stir among bloggers.
One thing that interest me from the post is how she uses emotive language. From here writing I can see that she clearly a smart woman with good writing skill, and yet her anger over the matter somewhat emanates jealousy.
Popularity: 30% [?]
Kakinya Kaki-Lima
Indonesia, Stuff August 4th, 2008
Kemarin saya mengunjungi acara pernikahan kerabat di daerah Garut, Jawa Barat. Ini adalah yang pertama kalinya saya menghadiri pesta pernikahan yang penyelenggaraannya diadakan sampai ke pinggir jalan raya. Jadi mereka menggunakan sebagian bahu jalan dan menutupinya dengan tenda.
Pesta pernikahan itu sendiri berjalan seperti biasanya dan sayapun hanya kecipratan beras karena ada acara saweran (pihak pengantin membagi-bagikan uang, beras, dan sebagainya ke udara dan para tamu berebutan untuk mengambilnya) ![]()
Ada satu hal yang menarik perhatian saya, yaitu pedagang kaki-lima. Entah datangnya dari mana, sedikit demi sedikit, mereka membentuk barisan di bahu jalan seberang. Sehingga di satu sisi ada pesta pernikahan di sisi lain dipenuhi oleh pedagang kaki-lima.
Popularity: 30% [?]
Di belakang rumah saya adalah lapangan parkir Dago Tea House. Pelataran parkir ini suka digunakan oleh sekelompok mahasiswa, entah dari mana, untuk mengadakan orientasi. Saya sendiri kurang jelas apakah itu program orientasi atau pelatihan, tapi yang jelas dimulai dari pagi dan baru berakhir di sore harinya.
Saya teringat dulu ketika masih sekolah. Plonco atau indahnya disebut orientasi, merupakan masa-masa yang paling tidak menyenangkan. Saat itu adalah saat-saat di mana senioritas digunakan sebagai alasan untuk menekan dan menghinakan.
Popularity: 28% [?]
Yuk, Hukum Mati Saja Mereka Yang Korupsi
Indonesia, Stuff July 31st, 2008
Pemberitaan di media belakangan ini diisi oleh pembunuhan berantai dan korupsi BLBI yang ikut menyeret anggota DPR. Kalau soal pembunuhan berantai saya rasa sudah jelas ujungnya, kalau tidak dihukum seumur hidup maka kemungkinan besar akan dihukum mati. Tapi tidak tertutup kemungkinan malah dikirim ke rumah sakit jiwa. Saya pribadi lebih memilih untuk dihukum mati saja.
Bicara soal hukuman mati, saya juga mendukung hukuman mati bagi para koruptor BLBI. Termasuk di dalamnya pejabat kejaksaan dan anggota DPR yang terbukti menerima uang suap. Karena mereka-mereka yang korupsi tidaklah berbeda dengan si pembunuh berantai.
Popularity: 32% [?]
Pedagang Keturunan Ini dan Itu
Stuff July 29th, 2008
Yang jelas saya tidak bermaksud rasis.
Kemarin saya baca di Kompas tentang artikel bangsa Indonesia sebagai bangsa kuli. Setelah membacanya, saya jadi teringat akan ucapan yang bilang, “Kenapa ya orang Cina pada sukses-sukses?” atau “Pedagang itu kenapa kebanyakan orang Cina?” Lalu ucapan-ucapan tadi biasanya berlanjut ke masalah penguasaan ekonomi dan sebagainya. Ada pula yang bilang, orang-orang Cina akan semakin menguasai mengingat anak-anak mereka pendidikannya juga tinggi-tinggi.
Walau saya tidak menyukai pembagi-bagian berdasarkan ras, tapi adalah kenyataan bahwa mereka yang keturunan Cina, India, Arab, Pakistan, Jepang, Korea, dan sebagainya biasanya bisa lebih sukses menjalankan usaha niaganya di Indonesia ketimbang dengan orang-orang keturunan Indonesia sendiri.
Popularity: 28% [?]
Berapa banyak orang yang kita pernah temui lalu kita labeli “Sok-Tau”? Atau malah kita sendiri yang sebenarnya sok-tau? Kenapa sih orang bersikap sok-tau? Apa yang bisa diambil dengan bersikap seperti itu?
Sikap sok-tau yang paling menyebalkan menurut saya adalah ketika orang bersikap sok-tau sambil memberikan perintah. Orang lain diarahkannya untuk melakukan sesuatu, padahal dia sendiri tidak yakin dengan langkah tersebut. Ketika tahunya langkah tersebut salah, dia akan berkelit sebisanya untuk menghindari dari tuduhan.
Popularity: 29% [?]
Bye-bye Mati Listrik, Welcome Listrik Gratis
Public Relations, Stuff July 9th, 2008
Selang beberapa hari yang lalu, saya berkunjung ke Cooperative Fair 2008 yang diadakan di lapangan Gasibu Bandung dari tanggal 3 sampai 7 Juli. Event ini merupakan ajang pameran bagi berbagai koperasi usaha kecil dan menengah (KUKM) dari seluruh Indonesia. Bersamaan dengan pameran ini, ada pula Halal Fair yang memamerkan berbagai produk makanan halal.
Cooperative Fair 2008 boleh dibilang cukup menarik walau barang-barang yang dipamerkan masih berkisar pada makanan, pakaian, dan kerajinan tangan. Hanya sedikit stand yang menawarkan produk-produk teknik dan industri.
Popularity: 62% [?]
Sapu Bersih
Stuff July 4th, 2008
Pengalaman bertahun-tahun menjadi anak kos membuat saya menyadari pentingnya sebuah sapu. Tanpa kehadirannya bisa dibayangkan betapa akan kotornya kamar dan sangat mungkin menjadi sarang penyakit.
Sapu terbagi menjadi beberapa varian. Ada sapu lidi, sapu ijuk, dan sapu plastik. Tiap-tiap varian ini ditujukkan untuk berbagai keperluan. Sapu ijuk misalnya, ada yang untuk di dalam rumah, dan ada pula yang untuk teras. Begitu pula sapu lidi, ada untuk merapihkan tempat tidur dan ada untuk menyapu sampah.
Popularity: 46% [?]
Proposional Terhadap Pasangan Hidup
Stuff June 9th, 2008
Jodoh itu memang di tangan Tuhan. Kita tidak bisa memprediksi siapa yang akan nantinya bersanding dengan diri kita. Contoh saja saya. Saya dulunya berharap dapat pasangan artis, yaaa.. setidaknya macam Dian Sastro atau Luna Maya. Biar gendut, saya percaya bahwa hal tersebut tidak akan memudarkan daya tarik saya dan jadinya saya yakin kalau Dian atau Luna bisa jatuh cinta sama saya.
Lalu saya pun bercermin. Bercermin sekali, bercermin dua kali. Di sana ada bayangan saya dan saya menjadi berpikir dibuatnya. Berpikir sekali, berpikir dua kali dan berpikir berkali-kali. Akhirnya saya menyadari bahwa saya tidaklah diciptakan untuk bersanding dengan Dian Sastro atau Luna Maya.
Bukan karena saya tidak yakin dengan diri sendiri atau mimpi punya Dian atau Luna itu ketinggian *pede*, tapi lebih kepada penyadaran diri bahwa pasangan saya sekarang ini adalah yang terbaik untuk saya. ![]()
Popularity: 64% [?]



