
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AdityaFajar.com &#187; Religion &#8211; Islam</title>
	<atom:link href="http://adityafajar.com/category/religion-islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://adityafajar.com</link>
	<description>CONVERSATIONS ABOUT SMALL BUSINESS AND RELATIONSHIP</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Jun 2010 18:51:06 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Formulir Hitung Zakat untuk Gaji</title>
		<link>http://adityafajar.com/2010/05/14/formulir-hitung-zakat-untuk-gaji/</link>
		<comments>http://adityafajar.com/2010/05/14/formulir-hitung-zakat-untuk-gaji/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 01:19:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aditya Fajar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religion - Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adityafajar.com/2010/05/14/formulir-hitung-zakat-untuk-gaji/</guid>
		<description><![CDATA[ 
Formulir Hitung Zakat (Fhikat) Gaji adalah formulir elektronik sederhana, dalam bentuk PDF, yang ditujukkan untuk memudahkan kita dalam menghitung zakat dari gaji/upah kerja yang diterima setiap bulannya.
Untuk menjaga kerahasiaan tentang pendapatan, pengeluaran, dan utang, maka Fhikat dibagi menjadi tiga lembar. Lembar pertama dan lembar kedua untuk penghitungan zakat, sedangkan lembar terakhir digunakan untuk pembayaran [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://fhikat.wordpress.com" target="_blank"><img style="border-bottom: 0px; border-left: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px" title="fhikatgaji" border="0" alt="fhikatgaji" src="http://adityafajar.com/wp-content/uploads/2010/05/fhikatgaji1.jpg" width="437" height="439" /></a> </p>
<p>Formulir Hitung Zakat (Fhikat) Gaji adalah formulir elektronik sederhana, dalam bentuk PDF, yang ditujukkan untuk memudahkan kita dalam menghitung zakat dari gaji/upah kerja yang diterima setiap bulannya.</p>
<p>Untuk menjaga kerahasiaan tentang pendapatan, pengeluaran, dan utang, maka Fhikat dibagi menjadi tiga lembar. Lembar pertama dan lembar kedua untuk penghitungan zakat, sedangkan lembar terakhir digunakan untuk pembayaran di badan penerima zakat.</p>
<p>Fhikat dapat didistribusikan secara cuma-cuma dan bisa digunakan baik oleh individu ataupun lembaga penerima zakat. Rencananya, Fhikat akan dikembangkan untuk mencakup berbagai jenis zakat lainnya. </p>
<p>Untuk membuka Fhikat saya sarankan menggunakan <a href="http://www.foxitsoftware.com" target="_blank">FoxIT PDF reader</a> karena ukurannya kecil dan lebih cepat dibuka dibanding dengan Adobe Acrobat.</p>
<p>Fhikat <a href="http://fhikat.wordpress.com" target="_blank">Homepage</a> &#8211; <a href="http://www.mediafire.com/file/j4wkyb2jntn/FHIKAT-GAJI.zip" target="_blank">Download</a></p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adityafajar.com/2010/05/14/formulir-hitung-zakat-untuk-gaji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mas Kawin yang Timplang</title>
		<link>http://adityafajar.com/2010/01/30/mahar-yang-tidak-seimbang-dengan-pestanya/</link>
		<comments>http://adityafajar.com/2010/01/30/mahar-yang-tidak-seimbang-dengan-pestanya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 06:24:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aditya Fajar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Relationships]]></category>
		<category><![CDATA[Religion - Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adityafajar.com/2008/10/30/mahar-yang-tidak-seimbang-dengan-pestanya/</guid>
		<description><![CDATA[

Pernikahan merupakan salah satu momen terpenting dalam sejarah hidup seseorang. Tidak heran jika pernikahan acapkali dipersiapkan dengan seksama dan penuh kehati-hatian.
Dari berbagai persiapan yang ada, salah satu persiapan nikah yang harus dipenuhi oleh pihak laki-laki adalah mas kawin atau maharnya. Ini merupakan syarat wajib yang disyaratkan dalam agama Islam.
Pilihan seseorang untuk menentukan jenis mahar tergantung [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[</p>
<p><img style="display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto" border="0" alt="Gold..." src="http://static.flickr.com/3095/2610769373_03e89b074a.jpg" width="474" height="359" /></p>
<p>Pernikahan merupakan salah satu momen terpenting dalam sejarah hidup seseorang. Tidak heran jika pernikahan acapkali dipersiapkan dengan seksama dan penuh kehati-hatian.</p>
<p>Dari berbagai persiapan yang ada, salah satu persiapan nikah yang harus dipenuhi oleh pihak laki-laki adalah mas kawin atau maharnya. Ini merupakan syarat wajib yang disyaratkan dalam agama Islam.</p>
<p>Pilihan seseorang untuk menentukan jenis mahar tergantung kepada kesepakatan masing-masing mempelai. Namun dalam pandangan saya, selain mempunyai makna simbolis, mahar juga sebaiknya punya nilai ekonomis.</p>
<p> <span id="more-514"></span>
<p>Dari sejumlah akad pernikahan yang saya datangi, tidak jarang ditemukan pasangan yang memberikan mahar seperangkat alat sholat atau sejumlah uang yang dikaitkan dengan hal tertentu. Misalnya tanggal pernikahan atau tanggal pertama kali pertemu. Semua ini menurut saya sedikit memaksakan dan mungkin mengada-ada.</p>
<p>Mari kita ambil contoh mas kawin yang umum digunakan, seperangkat alat sholat. Mas kawin seperti ini sepertinya dipandang mempunyai nilai simbol yang tinggi karena nilai ibadahnya, sholat. Dengan diberikannya seperangkat alat sholat, diharapkan sang isteri menjadi isteri yang sholeh dan berbakti pada suaminya. Memang terkesan mulia, tapi kurang tepat dalam pandangan saya.</p>
<p>Saya tidak bermaksud merendahkan mas kawin seperangkat alat sholat, namun sejauh yang saya mengerti, dalam Islam, mahar selalu disarankan berupa emas.</p>
<p>Selain sebagai simbol penghargaan terhadap mempelai perempuan, emas juga punya nilai lebih, yaitu bisa digunakan sebagai tabungan berharga bagi sang isteri.</p>
<p>Misalnya saja seorang isteri yang ditinggal mati oleh suaminya. Mas kawin berupa emas bisa dijual untuk dijadikan modal usaha, memberi makan anak, dan sebagainya. Ini tentunya tidak dimungkinkan kalau mas kawinnya seperangkat alat sholat atau berupa barang yang hanya punya nilai simbolis.</p>
<p>Memang, di jaman Nabi (saw) pernah ada sahabat yang dinikahkan dengan mas kawin cincin besi dan bahkan dengan ayat-ayat Al-Qur&#8217;an. Tapi itu karena faktor keadaan. Lagipula sebelum sampai pada ke tahap itu, Nabi (saw) bertanya tentang kemampuan sang lelaki untuk memiliki emas. Tidak semerta-merta menyetujui maharnya besi ataupun ayat suci Al-Qur&#8217;an.</p>
<p>Jadi menurut saya, berilah pertimbangan lebih jauh dalam menentukan mahar. Usahakanlah untuk memberikan setidaknya emas, karena emas mempunyai manfaat lebih dibanding dengan sajadah terbagus sekalipun.&#160; </p>


<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adityafajar.com/2010/01/30/mahar-yang-tidak-seimbang-dengan-pestanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa Masih Perlu Emansipasi Wanita?</title>
		<link>http://adityafajar.com/2010/01/16/apa-masih-perlu-emansipasi-wanita/</link>
		<comments>http://adityafajar.com/2010/01/16/apa-masih-perlu-emansipasi-wanita/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 21:19:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aditya Fajar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Relationships]]></category>
		<category><![CDATA[Religion - Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://adityafajar.com/2010/01/16/apa-masih-perlu-emansipasi-wanita/</guid>
		<description><![CDATA[
Hari ini saya menemukan sebuah tulisan menarik oleh Mira. Dalam blognya Mira menuliskan artikel berjudul Wanita dan Emansipasinya. Di sini Mira berkata,
Kadang saya suka sebel sama kata emansipasi. Sama cewek-cewek juga. Mereka selalu menyorak-nyoraikan emansipasi dimana-mana. Menuntut hak mereka disamakan dengan laki-laki. Menuntut supaya mereka tidak lagi dibedakan dan didiskriminasi. Tapi sadar ngga sih kalo [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://adityafajar.com/2010/05/10/godaan-wanita-perebut-suami/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Godaan Wanita Perebut Suami'>Godaan Wanita Perebut Suami</a> <small> Bagi lelaki, tidak ada godaan yang lebih besar daripada...</small></li>
<li><a href='http://adityafajar.com/2010/01/03/tips-membeli-sepatu-wanita-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Membeli Sepatu Wanita'>Tips Membeli Sepatu Wanita</a> <small>Wanita itu indah, termasuk kakiknya. Nah, hari ini saya iseng-iseng...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto" border="0" alt="Equal?" src="http://static.flickr.com/56/147091828_b3e1e16ee8.jpg" width="480" height="297" /></p>
<p>Hari ini saya menemukan sebuah tulisan menarik oleh <a href="http://mirantyelidiana.blogspot.com/" target="_blank">Mira</a>. Dalam blognya Mira menuliskan artikel berjudul <a href="http://mirantyelidiana.blogspot.com/2010/01/wanita-dan-emansipasinya.html" target="_blank">Wanita dan Emansipasinya.</a> Di sini Mira berkata,</p>
<blockquote><p>Kadang saya suka sebel sama kata emansipasi. Sama cewek-cewek juga. Mereka selalu menyorak-nyoraikan emansipasi dimana-mana. Menuntut hak mereka disamakan dengan laki-laki. Menuntut supaya mereka tidak lagi dibedakan dan didiskriminasi. Tapi sadar ngga sih kalo cewek-cewek ini mau enak nya aja. Menuntuk hak yang sama tapi kewajiban ngga.</p>
</blockquote>
<p> <span id="more-1266"></span>
<p>Menurut Mira, emansipasi wanita itu cenderung berat sebelah karena tidak adil terhadap kaum laki-laki. Jika memang emansipasi merupakan tuntutan sebuah persamaan hak, maka sudah sepantasnya kaum perempuan juga memberikan proporsi yang berimbang dalam menjalankan persamaan haknya tersebut.&#160; Dalam hal ini Mira memberikan gambaran:</p>
<blockquote><p>Contoh: Kalo cewek sama cowok makan bareng, pasti ada etika dimana si cowok yang harus bayar. Cewek enak-enakan makan, yang kering dompetnya yang cowok. Contoh lain, kalo ada cewek bawa barang berat terus ada temen cowok nya liat ngga bantuin, pasti si cowok ini bakal dijelek-jelekkin. Ngga punya perasaan lah, ngga gentle lah. Banci lah. Lah katanya emansipasi? Belom lagi kalo dari segi hukum. Suami kalo punya duit, duit bersama. Istri kalo kerja, ga ada kewajiban duitnya harus dibagi ke suami. Istilahnya milikmu milikku, milikku ya milikku. Berasa ga sih kalo disini justru para pria yang di diskriminasi kan?</p>
</blockquote>
<p>Kalau dipikir-pikir, emansipasi wanita merupakan sebuah pergerakan wanita yang rancu, bahkan mungkin egois. Sebuah persamaan hak yang malah membuat para wanita dalam posisi dilematis. Di satu sisi dia disamakan posisinya seperti pria, namun di sisi lain dia tidak bisa terlepas dari fitrahnya. </p>
<p>Kalau kita mengambil contoh dari ucapan Mira, maka seorang wanita yang sudah teremansipasi seharusnya dibiarkan saja mengangkat yang berat-berat, toh sudah dianggap sama dengan pria bukan? Para pria tidak perlu merasa kasihan, karena antara dia dan sang wanita sudah sejajar posisinya.</p>
<p>Selain itu, menurut saya, emansipasi wanita sebenarnya malah membuat ketidakadilan terhadap kaum wanita itu sendiri. Saya kembali mengambil contoh yang diberikan Mira. Mira mengatakan, “<em>Suami kalo punya duit, duit bersama. Istri kalo kerja, ga ada kewajiban duitnya harus dibagi ke suami. Istilahnya milikmu milikku, milikku ya milikku.”</em></p>
<p>Kalau kita mengikuti logika emansipasi, maka uang hasil usaha isteri otomatis harus dibagi ke suaminya juga. Tentu ini bertentangan dengan fitrah seorang isteri. Karena dalam pandangan Islam, seorang isteri berhak untuk tidak membagi harta hasil usahanya kepada suami. Justru suamilah yang berkewajiban memberikan sebagian hartanya untuk menghidupi sang isteri.</p>
<p>Nah, marilah kita berpikir rasional dengan berlandaskan kepada fitrah penciptaan laki-laki dan perempuan. Mari kita gunakan panduan Ilahi sebagai petunjuk bagaimana kita memposisikan diri sebagai seorang pria dan sebagai seorang wanita.</p>
<p>Jika ada yang bilang hak laki-laki dan perempuan disamakan, maka hak tersebut haruslah sesuai dengan fitrah penciptaan, seperti hak terhadap edukasi, kesehatan, perlindungan hukum, dan sebagainya. </p>
<p>Dengan demikian, janganlah kita mendukung gerakan yang justru menutup mata terhadap fitrah perempuan yang pada akhirnya malah merugikan kaum perempuan itu sendiri.</p>
<p>Mira pun diakhir tulisannya berkata,</p>
<blockquote><p>…Intinya, wahai kalian para gadis. Kalo benar-benar mau disamain sama cowok, jangan cuma enaknya doang dong. Buktiin sama cowok-cowok itu kalo kalian emang bisa. Jangan manja. Jangan cengeng. Kalo perempuan masih aja menye-menye, manja, suka nangis, suka nuntut, gimana cowok-cowok itu mau percaya kalian mampu? Lah apa-apa masih ngarep dari cowok ini.</p>
</blockquote>
<p><img src='http://adityafajar.com/smilies/yahoo_smiley.gif' alt='&#58;&#41;' class='wp-smiley' width='18' height='18' title='&#58;&#41;' /></p>


<p>Related posts:<ol><li><a href='http://adityafajar.com/2010/05/10/godaan-wanita-perebut-suami/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Godaan Wanita Perebut Suami'>Godaan Wanita Perebut Suami</a> <small> Bagi lelaki, tidak ada godaan yang lebih besar daripada...</small></li>
<li><a href='http://adityafajar.com/2010/01/03/tips-membeli-sepatu-wanita-2/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Membeli Sepatu Wanita'>Tips Membeli Sepatu Wanita</a> <small>Wanita itu indah, termasuk kakiknya. Nah, hari ini saya iseng-iseng...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://adityafajar.com/2010/01/16/apa-masih-perlu-emansipasi-wanita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
