
Beberapa hari yang lalu saya menonton acara Public Corner di MetroTV. Topik pembicaraan hari itu adalah mengenai kewirausahaan. Dalam acara tersebut ada ucapan narasumber yang menarik untuk diperhatikan. Narasumber tersebut kira-kira berkata begini, “..bangsa ini terlalu disibukkan dengan diskusi-diskusi politik. Daripada begitu, lebih baik berdiskusi tentang usaha.”
Wah, setelah dipikir-pikir memang benar juga. Kita ini terlalu banyak menghabiskan waktu untuk berdiskusi tentang politik dan gosip artis. Coba bayangkan jika waktu yang digunakan untuk itu semua dialihkan untuk bicara soal wirausaha. Saya yakin akan muncul ide-ide yang luar biasa dari diskusi semacam itu.
Masih rendahnya semangat kewirausahaan di Indonesia mungkin juga disebabkan oleh minimnya pemikiran dan pertukaran ide dalam bidang ini. Kita acapkali disibukkan dengan diskusi-diskusi yang tidak begitu relevan dengan hidup kita. Walau terdengar cerdas, berbobot, dan menarik, diskusi yang tidak relevan dengan hidup, relatif tidak memberikan kontribusi apapun terhadap perbaikan hidup kita.
Ini bukan berarti kita menjadi acuh dan egois. Namun kita perlu memikirkan ulang tentang pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya terpenting bagi setiap orang, waktu.
Karena waktu adalah sumberdaya yang benar-benar tidak bisa tergantikan dengan apapun, maka ada baiknya kita bicara bisnis saja. Siapa tahu dari situ kita menemukan cara untuk meningkatkan taraf hidup dan membuka lapangan pekerjaan.
Let’s talk business instead! ![]()
No related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
February 24th, 2010
Aditya Fajar 697 views
Posted in 





