Salah satu daya tarik seorang cowok di mata para cewek adalah ketebalan dompetnya. Mungkin ada yang mencoba mengelak dengan mengatakan, “… yang penting dia baik dan setia…” Tapi saya yakin, dibalik ucapan itu ada harapan tersembunyi yang menginginkan ketebalan dompet yang mumpuni (istilahnya mapan).
Di jaman yang serba instan seperti sekarang ini, kita dimanjakan dengan berbagai kemudahan hidup. Mulai dari transportasi sampai dengan belanja. Maka tidak aneh jika kemampuan seorang cowok dalam menyediakan berbagai kemudahan hidup akan menjadi daya tarik kuat bagi kaum hawa.
Salahkah itu? Tidak juga. Saya pikir itu sah-sah saja. Toh, siapa juga yang nolak punya cowok baik hati, setia, dan tebal dompetnya kan? He..he..he..he…
Menyenangkan memang kalau bisa punya cowok yang dompetnya tebal. Namun para cewek, tetaplah waspada. Karena di balik dompet yang mumpuni itu, terdapat bibit-bibit masalah yang dapat menjadi bumerang bagi kamu kelak. Terutama jika hubungannya telah memasuki tahap yang lebih serius.
Bibit masalah seperti apakah?
Bibit yang saya maksud di atas adalah bibit-bibit utang.
Utang? Ya, karena sekarang ini istilah dompet tebal tidak berarti dompet seseorang harus benar-benar penuh dengan lembaran uang. Tapi cukup dengan memiliki lembar-lembar plastik, maka seorang cowok bisa “tampak” berkantong tebal. Ah, saya yakin kamu sudah mengerti apa yang saya maksud—kartu kredit.
Terlepas dari berbagai kesenangan dan kemudahan yang kamu dapatkan dari pasangan, para cewek sebaiknya berhati-hati dengan cowok yang bisa membelikan ini dan itu dengan memakai kartu kredit. Terutama bagi para cewek yang punya tendensi mau melakukan apa saja asalkan terlihat glamor. Termasuk menikahi cowok tersebut.
Para cewek sebaiknya berhati-hati karena di balik segala keromantisan dan kebaikan finansial yang telah diberikan dirinya, dia tetaplah sebagai seorang laki-laki yang punya tagihan kartu kredit. Jika kamu terlena, alih-alih bisa hidup tenang bersama dirinya, yang ada malah dikejar-kejar utang.
Saya tidak mengatakan bahwa semua laki-laki yang punya kartu kredit akan bermasalah. Tapi sebagai cewek, kamu juga perlu melindungi diri dari jeratan utang. Apalagi kalau cowoknya hanya mampu membayar minimum paymentnya saja. Hampir dapat dipastikan bahwa masa depan finansialnya akan selalu disibukkan untuk membayar utang.
Lalu bagaimana sebaiknya bersikap? Pada tahap-tahap pendekatan, para cewek tidak perlu terlalu memusingkan soal kartu kredit. Karena biasanya itu resiko sang cowok. Namun jika hubungan kamu sudah menjadi lebih serius (misalnya jadi sepasang kekasih), kebiasaan sang cowok untuk gesek sana gesek sini harus dikurangi dan diwaspadai. Walaupun gesekan-gesekan tersebut sebenarnya dimaksudkan untuk membahagiakan kamu.
Sebagai cewek yang baik, kamu tentunya tidak ingin kekasih kamu kerepotan karena utang kan? Nah, makanya selain selalu menasehati dia, kamu juga sebagai cewek harus bisa menahan diri untuk mengerem keinginan konsumtif kamu.
Karena secara sadar atau tidak, kartu kredit dapat menjadi tiket ekspres menuju kebangkrutan. Bisa jadi cowok yang tadinya “berkantong tebal”, berubah menjadi cowok berkantong setipis kartu kredit, karena pemakaian yang kurang bijaksana.
Kalau cowoknya ternyata mampu dan punya pekerjaan tetap bagaimana? Kalau dia mampu tidak masalah. Tapi pandangan seperti ini tidak realistis. Karena semampu-mampunya orang, pasti ada batasannya. Termasuk kemampuan finansialnya. Dan jangan lupa, cowok-cowok tajir yang seolah-olah uangnya tidak terbatas, biasanya sudah ada yang punya (the good ones are usually taken). Tinggalah kamu dihadapkan dengan cowok-cowok yang kemampuan finansialnya punya batas he..he..he..he…
Nah girls, tahanlah diri kamu dari silaunya gemerlap uang. Jika ada seorang cowok yang begitu baik membelikan ini dan itu, selidiki lagi dari mana sumber dananya. Kalau ternyata sumber dananya dari kartu kredit, maka pikir-pikirlah lagi. Karena mau tidak mau, dia adalah seorang cowok yang punya tumpukan utang.
Cowok berkantong tebal memiliki daya tarik yang kuat bagi kaum hawa, karena dengan dompetnya itu, sang cowok bisa memberikan berbagai macam kemudahan dan kemewahan pada sang cewek. Namun ini bukan berarti membuat para cewek terlena.
Seorang cewek yang cerdas harus tetap waspada dengan kebaikan hati sang cowok dalam menggesek kartu kreditnya. Karena dibalik segala bentuk romantisme yang dia tawarkan, ada setumpuk utang yang akan datang di bulan berikutnya.
Related posts:
- Cowok Hidung Belang Waspadalah Dengan Hidung Cewek Kamu Sebagai cowok normal, saya juga suka liat-liat cewek cantik yang...
- Cowok Sebenarnya Suka Cewek Matre Bagi kebanyakan cowok, cewek matre sering dipandang sebagai momok...
- 7 Ciri-Ciri Cewek Matre Banyak cowok yang menilai cewek matre adalah mahluk yang...
- Cowok: 3 Hal Ketika Dijodohin Sama Temen Cewek Kamu Sudah berapa lama kamu jadi jomblo? Sebulan? Dua bulan? Setengah...
- 5 Alasan Cowok Kamu Berpaling Apakah cowok kamu akhir-akhir ini bertingkah aneh? Seperti jadi...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
December 18th, 2009
Aditya Fajar 386 views
Posted in 






