Perseteruan antara Luna Maya dan orang-orang infotainment telah memasuki tahap yang ironis dengan digugatnya Luna Maya ke Polda Metro Jaya dengan alasan pencemaran nama baik. Landasan hukum yang digunakan oleh PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Jaya – Department Infotainment, adalah UU ITE yang kontroversial tersebut (tentunya kita ingat dengan kasus Prita Mulyasari).
Apa yang diucapkan Luna dalam Twitternya memang bukanlah perkataan yang menyenangkan, namun statement Luna adalah sebuah pernyataan emosional yang bisa dimengerti. Sikap Luna tersebut sepertinya dipicu oleh para wartawan pekerja infotainment sendiri yang biasanya profokatif dan intrusif dalam mendapatkan berita.
Digugatnya Luna oleh PWI Jaya – Department Infotainment, sedikit banyak telah memposisikan Luna sebagai “korban” yang telah diganggu privasinya yang kemudian harus berjuang sendirian melawan “kekuatan” infotainment. Simpati pun mengalir, dan akhirnya bermunculanlah opini-opini yang menyatakan dukungannya kepada Luna.
December 19th, 2009
Aditya Fajar
Posted in








