Berlabuh di Bandung

Tue, 3 Jun 2008 | Myself | 140 views | Email This Post

Saya sekarang sudah ada di Bandung dan sedang menikmati kehidupan baru saya. Sejauh ini cukup menyenangkan karena saya punya waktu lebih banyak untuk melakukan hal-hal yang saya sukai. Contoh saja ketika saya menulis blog ini,  saya sedang berhotspot ria di BIP sambil menikmati segelas Ice Chocolate. ;;)

Tetapi saya sadar ini hanyalah sementara karena sebentar lagi realitas akan kembali menghampiri. Bila saat itu tiba, saya sudah harus siap untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang muncul.

Salah satu realitas hidup yang sebentar lagi saya akan hadapi adalah pernikahan. He..he..he.. Ya, tidak lama lagi saya akan mengakhiri masa lajang saya. Saya meyakini bahwa tahun ini adalah tahun yang tepat bagi saya untuk menikah. Bukan karena umur, bukan karena paksaan, apalagi karena accident :)) tapi lebih karena panggilan hati.

Saya pikir panggilan hati saya untuk menikah merupakan jawaban atas pertanyaan yang sejak lama saya tanyakan, yaitu bagaimana kita tahu bahwa dia itu jodoh kita dan bagaimana kita bisa yakin untuk menikah dengan dirinya? 

Lama saya bertanya tentang pertanyaan di atas dan sudah sekian orang saya tanyakan namun saya tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan sampai akhirnya saya merasakan sendiri panggilan hati tersebut.

Saya akui “panggilan hati” sulit diukur dengan logika, tapi hal tersebut akan menjadi sesuatu yang sangat masuk akal ketika saya menganalisanya dengan hati. Benar adanya bahwa dalam hal jodoh dan pernikahan, logika cenderung mendorong kita untuk menghitung untung rugi (siap/tidak siap), sedangkan hati mendorong kita untuk berserah diri terhadap kuasa Ilahi, yang pada pada akhirnya membimbing kita pada sebuah perlabuhan hidup. :)

Aih, aih… saya sendiri tidak menyangka bisa seperti ini. Teman, do’akan saya ya?! ;)

Popularity: 77% [?]



Comments

  1. 1
    Lia Marpaung
    3 Jun 2008, 11:40 pm

    jadi siapa niiih yang terpilih yang membuat kamu yakin dengan suara panggilan hatimu itu ? ehm….biar belum pernah ketemu, jangan lupa ngundang gue ya dit…

    Adit: Alhamdulillah seorang wanita :)) Siiiplah kalau soal undangan mah! ;)

    You can also read Lia Marpaung’s blog post: RS Tebet, Contoh Rumah Sakit Berbasis Manajemen Uang !

  2. 2
    JR
    4 Jun 2008, 12:19 am

    Cieeeee… ternyata yaaaa ;)

    Adit: Kasian arus “bawah” Joyce, ngga disalurin terus, yang ada malah luber kemana-mana :))

  3. 3
    ivana
    4 Jun 2008, 3:50 pm

    Saya doakan segala yang terbaik buat kamu…

    Adit: Thanks! :)

    You can also read ivana’s blog post: Wakakaka . . .

  4. 4
    Nivell
    5 Jun 2008, 10:37 am

    Aduh…emang susah sih kalo udah panggilan hati.:)>-

    Adit: Udah bukan dipanggil lagi Vell, udah diteriakin malah :))

    You can also read Nivell’s blog post: Interactive Digital Public Relations

  5. 5
    JR
    6 Jun 2008, 12:51 pm

    Kacau lo =))
    Eh kita ketemuan yuk! Next week gue ke bandung nih ampe pertengahan minggu.. Let me know yak..

  6. 6
    lidya
    7 Jun 2008, 9:25 am

    Kata orang :
    ” Pernikahan bukan akhir permasalahan tapi bisa juga
    awal dari permasalahan ”
    Pepatah ini lahir krn pernikahan merupakan penyatuan
    2 makhluk berbeda. Klo mo utuh mk keduanya hrs saling
    isi, kekurangan yg satu hrs diisi kelebihan yg lain.
    Disitulah communication & leadership skill akan diuji.

Leave a Comment

:) :( :d :"> :(( \:d/ :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »

blank