Blogging Basa-Basi
Sun, 18 May 2008 | Blog | 163 views | Email This Post
Seperti di negara-negara Asia lainnya, orang Indonesia suka dengan basa-basi. Kalau bicara muter-muter dulu baru setelah itu menyampaikan maksud yang sebenarnya. Malah ada juga yang tidak bilang dan mengharapkan lawan bicaranya mengerti apa yang dimaksud.
Saya sendiri suka bingung kalau dihadapkan dengan keadaan seperti itu. Basa-basi oke-oke saja, tapi kalau saya harus mengerti apa yang dimaksud tanpa ada penjelasan selanjutnya, ujung-ujungnya malah jadi salah pengertian.
Contohnya, pernah waktu itu tukang bangunan di rumah saya bilang, “Mas Adit, radionya saya benerin boleh?” Saya pikir dia mau membetulkan radio tersebut dalam artian sebenarnya. Makanya saya bilang boleh. Tapi ternyata maksud dia adalah radionya buat dia dan nanti baru dibetulkan. Ketika saya menyadari hal ini, tukang saya sudah pulang kampung. Walhasil radio saya pergi entah kemana.
Basa-basi sudah menjadi tradisi bangsa Indonesia dan boleh dibilang sudah mendarah daging. Nah, berhubung bloggers juga orang Indonesia, pertanyaan saya adalah apakah blogging juga bisa disebut sebagai ajang basa-basi? Menurut saya sih bisa. Contoh saja tulisan saya sekarang ini he..he..he.. ![]()
Popularity: 70% [?]




Leave a Comment