E-Santet
Sun, 11 May 2008 | Stuff | 196 views | Email This Post
Saya bukan dukun dan bukan pula seseorang yang tahu tentang ilmu-ilmu hitam. Tapi sejauh yang saya tahu, teknik perdukunan di Indonesia masih menggunakan metode-metode tradisional, yaitu masih berkutat kepada tumbal, kemenyan, mantra-mantra, dan sesajen. Sedangkan mobile santet or e-santet masih sebatas wacana.
Saya kemarin melihat isi sms yang menghebohkan itu,
Kalo ada telefon nomor warna merah jangan diangkat karena bisa menelan korban jiwa, dugaan sementara kasus pembunuhan jarak jauh melalui HP oleh dukun ilmu hitam, penelpon adalah roh gentayangan yang mencari mangsa
Menurut saya roh gentayangan pun punya otak dan saya rasa dia tidak mau cari mangsa melalui jaringan GSM. Karena selain harus merubah dirinya jadi gelombang elektromagnetik (sinyal HP), juga akan lebih sulit karena cakupan sinyal HP itu luas sekali. Ini berarti dia harus membuat badannya melar sampai berkilo-kilometer. dia juga harus hacking ke system komputer untuk menemukan lokasi si mangsa. Sedangkan untuk menemukan lokasi itu bukan perkara mudah dan memerlukan keahlian matematika yang saya rasa tidak dimiliki oleh para dukun. Jadi saya pikir, roh gentayangan akan lebih memilih gentayangin yang dekat-dekat saja. Bukan secara acak melalui jaringan seluler.
Entah ini kreatif atau memang kurang kerjaan, tapi saya yakin SMS santet sebenarnya dibuat oleh manusia juga.
Popularity: 77% [?]



Leave a Comment