Hubungan Jarak Menengah Sampai Jauh
Mon, 17 Mar 2008 | Relationships | 309 views | Email This Post
Belakangan ini saya sudah beberapa kali bertemu dengan mereka-mereka yang mempunyai hubungan jarak jauh. Ada yang sudah menikah dan ada pula yang masih dalam tahap pacaran. Dari pembicaraan saya dengan mereka, cinta jarak jauh memang membutuhkan energi ekstra, terutama dalam hal kesabaran dan kepercayaan.
Tidak mudah memang memelihara sebuah hubungan jarak jauh. Sabar saja tidak cukup, karena hubungan jarak jauh utamanya lebih kepada menjaga kepercayaan dan saling mempercayai.
Bersabar dalam menjaga dan memberi kepercayaan tidak akan pernah tercapai tanpa adanya komitmen dari kedua belah pihak. Tidak jarang saya mendengar ataupun menemui kisah-kisah di mana sebuah hubungan runtuh karena godaan pihak luar.
Godaan terbesar yang mungkin sering dihadapi mereka yang punya hubungan jarak jauh adalah rasa kesepian. Hubungan yang terus menerus dijalin melalui jalur telepon, e-mail, atau pun chatting tidak pernah mampu memberikan ketenangan hati. Tetap saja kita membutuhkan kehadiran pasangan kita. Karena secanggih apa pun sarana komunikasi, tidak ada yang pernah bisa untuk menandingi indahnya komunikasi face-to-face.
Dari pengalaman saya, hubungan jarak jauh terasa lebih harmonis bila kita bisa melatih diri untuk berprasangka baik. Tentu hal ini tidak bisa dilakukan dalam sehari. Lakukanlah sedikit demi sedikit, sesuai dengan kemampuan kita dan pasangan kita. Juga, sikapilah rasa kesepian dan cemburu sesuai dengan proporsinya. Yang terpenting, berkomitmenlah dengan pasangan kita.
Lalu bagaimana bila kita sudah berkomitmen, tapi kemudian pasangan kita yang malah mengkhianati? Well, sedih pastinya. Tapi secara bertahap, yakinkanlah diri bahwa orang itu memang tidak layak untuk terus kita miliki. Selain berbaik sangka terhadap orang lain, kita juga perlu berbaik sangka kepada diri sendiri, terutama bila hubungan jarak jauh memang sudah tidak lagi bisa dipertahankan.
Popularity: 50% [?]





17 Mar 2008, 8:03 pm
Bener, enak juga, tapi godaannya banyak kali yee.
You can also read Toni’s blog post: Jual/beli rumah ribet bener
17 Mar 2008, 9:29 pm
godaannya emang banyak banget …. tp rasanya sueneng sekali kalo bisa melawan godaan itu hehehe
You can also read Ojat’s blog post: Mouses
18 Mar 2008, 10:38 am
Kalo deket beranteemm terus bawaannya.. kalo jauh2an bisa kangen2 dan baekan terus..
bener gak sih?
You can also read aNdRa’s blog post: Sombong Pangkal Sukses
19 Mar 2008, 9:19 am
Kalau jarak yang dimaksud adalah beda letak, anda benar.
Tapi kalau yang dimaksud adalah beda usia dan status
apalagi kalo selingkuhannya istri orang dan berusia jauh lebih tua, aku ga ngerti positifnya dimana.
Bagaimana kalau anda nanti berkeluarga istri selingkuh?
21 Mar 2008, 3:19 pm
mereka bilang klo berjauhan bisa bikin kangen = tambah mesra, huh tp kan yg namanya kangen jg menyiksa..huhuhuhuh
You can also read theloebizz’s blog post: aduh..nyasar nih!
30 Mar 2008, 11:50 am
aku udah pernah ngalamin hubungan jarak jauh. tapi akhirnya putus….. nggak bisa bertahan, padahal dulunya kami bertekad akan kuat, ternyata sayang kami sudah tak sekuat tekad kami dulu……
30 Mar 2008, 12:30 pm
@Toni: Begitulah, memang ngga mudah sih.
@Ojat: Kayaknya punya pacar di sana sini ya?
@Andra: Yaah… jangan berantem dong, justru pas lagi deket harus mesra bukan?
@Arief: Jangan sampe dong
@TheLoeBizz: Kirimin lagu aja hehehe…
@Vyna: Turut sedih, memang hubungan jarak jauh perlu perjuangan ekstra, tp kalau udah ngga mungkin jgn dipaksakan juga sih