Piring Makan Penentu Kenikmatan

Fri, 22 Feb 2008 | Myself | 405 views | Email This Post

Ngomong-ngomong soal makan, maka kali ini saya mau sedikit membahas soal piringnya. Dari sekian banyak jenis piring, saya mengkategorikannya menjadi dua, piring datar dan piring cekung.

Piring datar itu adalah piring-piring yang permukaannya hampir rata. Ukurannya pun biasanya lebih besar dari pada piring cekung. Menurut pendapat saya, piring-piring jenis ini lebih cocok untuk makanan ala barat seperti steak, french toast, scrambled eggs, dan sebagainya.

 

Free Image Hosting at allyoucanupload.com
piring datar

Sedangkan piring cekung adalah piring yang permukaannya agak menjorok ke dalam sehingga memberi kesan cekung. Piring jenis ini cocok untuk makanan asli Indonesia dan untuk orang-orang yang makan dengan tangan seperti saya.

Free Image Hosting at allyoucanupload.com
piring cekung

Saya lebih memilih piring cekung karena dengan piring ini nasi dan lauk-pauknya bisa lebih ditampung. Sehingga kalau sedang makan tidak berceceran kemana-mana. Selain itu untuk mengangkatnya pun lebih mudah karena tangan kita jadi punya grip yang lebih baik.

Piring cekung terasa nyamannya ketika saya makan sambil nonton TV, karena mau tidak mau kita harus menggunakan tangan kiri untuk menopang piringnya.

Untuk acara-acara yang menawarkan makanan ala barat, piring datar menurut saya sah-sah saja. Tapi kalau sudah ada masakan Indonesianya, piring datar bukanlah pilihan yang menarik, apalagi masakan Indonesia banyak yang berkuah.

Berdasarkan pengalaman saya mengunjungi beberapa rumah teman, piring datar sudah menjadi piring yang sering digunakan untuk makan sehari-hari.

Terus terang saya suka bertanya-tanya dalam hati, kenapa memilih piring datar kalau tiap hari makannya masakan Indonesia? Bukankah jadi lebih susah makannya? Walau pakai sendok sekalipun, kemunkinan nasi akan berceceran cukup besar karena piring datar tidak bisa menahan nasi yang sudah “terpojokkan”.

Well, tapi ini memang masalah selera. Tentu tiap orang punya alasannya masing-masing. Baik itu dari segi keindahan maupun dari segi kenyamanan.

Berhubung selera saya adalah makan pakai tangan, jadi piring penentu kenikmatan untuk makan sehari-hari adalah piring cekung.

Hmm.. kok jadi laper ya? :P

Popularity: 49% [?]

Artikel Lainnya:

  1. Nasi Padang, Makan di Tempat vs Dibungkus Kalau seperti saya, belum makan nasi berarti belum makan, maka bukanlah sesuatu yang aneh kalau menginginkan jatah nasi diperbanyak. Selain...
  2. Nasi Goreng Salah satu masakan Indonesia yang paling sering dieksploitir secara harga adalah nasi goreng. Padahal kalau diperhatikan, nasi goreng sebenarnya tidak...
  3. Rumah Makan Cina Senjaya Kebetulan hari itu lagi kumpul bareng temen-temen. Setelah beberapa lama berasa laper juga. Mau makan tapi jangan yang jauh-jauh dari...
  4. Mengantuk Setelah Makan Siang Salah satu godaan terbesar dalam hidup menurut saya adalah rasa mengantuk di siang hari. Apalagi kalau suasana yang mendukung, seperti...
  5. Yang Enak Di Pagi Hari Kalau pagi-pagi enaknya makan apa? Saya sih kepikirannya: Nasi goreng Bubur Ayam Lontong Sayur Ceplok/Dadar Telor Nah, kalau bisa mendapatkan...



Comments

  1. 1
    steyNo Gravatar
    22 Feb 2008, 10:40 am

    Lebih suka piring cekung, soalnya gampang buat ngejar nasi yang berlarian kemana2..

    You can also read stey’s blog post: Males

  2. 2
    aNdRaNo Gravatar
    22 Feb 2008, 11:32 am

    Piring datar itu buat ‘nggaya’ kalo lagi ada tamu. Tapi kalo tamunya cuma teman dan kerabat yg emang sering bertandang sih… piring datar hanya digunakan sbg piring lauk… piring makannya tetap piring cekung.

    Hidup piring cekung… porsi banyak tak kentara :))

    You can also read aNdRa’s blog post: DagDigDug DHueeRRR

  3. 3
    astridNo Gravatar
    23 Feb 2008, 4:36 pm

    Jadi inget salah satu restoran padang di Jogja yg piringnya datar banget, sy jd bingung gimana makan daun singkongnya? kan ada kuahnya biar dikit.. :-?

    You can also read astrid’s blog post: HOW NOT TO HAVE SEX WITH YOUR PARTNER?

  4. 4
    dodotNo Gravatar
    24 Feb 2008, 7:52 am

    ketika di Bali saya ke rumah makan padang dan makan pake piring datar, duh bribet nya, ada kuahnya lagi, kalau dibuang sayang, kalau dimakan susah nya8-|

  5. 5
    naninNo Gravatar
    25 Feb 2008, 12:12 am

    pengalaman makan di rumah temen ya dit?? sambil ngejar deadline tugas (dulu…);)

    You can also read nanin’s blog post: Kulihat gunung

Leave a Comment

:) :( :d :"> :(( \:d/ :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »

blank