Hari Yang Berakhir Bete
Tue, 19 Feb 2008 | Myself | 166 views | Email This Post
Kemarin merupakan hari yang berakhir kurang baik buat saya. Setelah lelah pulang dari kantor, saya memutuskan untuk makan sate. Selama perjalanan memang sudah rintik-rintik hujan, dan untungnya saya sudah mempersiapkan diri dengan mengenakan jas hujan.
Tidak ada masalah sampai situ. Sesampainya saya di tukang sate saya segera memesan. Sambil menunggu saya membeli beberapa barang di Indomaret yang letaknya persis di depan tukang sate tersebut.
Sekembalinya dari Indomaret, saya bertemu dengan teman baik bersama keponakannya. Kamipun mengobrol. Untungnya pesanan saya sudah datang sehingga saya bisa sambil menikmati satenya. Sedangkan pesanan teman saya sedang dibuat.
Tak disangka-sangka hujan yang tadinya kecil tiba-tiba beralih menjadi sangat deras. Saya sebenarnya merasa kurang nyaman karena adanya cipratan air yang masuk. Tapi berhubung sudah lapar, jadi hal tersebut tidaklah terlalu merisaukan. Toh, barang seperti handphone, dompet, sudah saya masukan tas. Walau tas saya taruh di bawah dan kecipratan air, saya pikir akan aman-aman saja, karena biasanya tas tersebut anti-air.
Selesai makan saya segera kembali ke kos-kosan. Tentu dalam keadaan sedikit kuyup. Karena jas hujan saya tidak bisa lagi menahan derasnya hujan.
Tidak mengapa, toh saya juga langsung memutuskan untuk mandi. Saya gantungkan dulu jas hujan saya di luar kamar untuk diangin-angin.
Di kamar mandi saya tidak menyadari kalau ternyata ada seekor semut api yang ikut-ikutan, dan tak disangka-sangka badan saya pun digigit. Walhasil bentol lah. Gatal luar biasa dan kemerahan.
Sayapun mulai bete. Selesai mandi saya mengambil tas saya yang kemudian membuat bete saya bertambah. Yang tadinya saya kira anti air, ternyata suka air. Isinya pun basah, termasuk dompet dan handphone saya.
Dompet masih ok lah, tapi handphone sudah seperti terendam. Alhasil jadi tidak karuan fungsinya. Setelah saya keringkan, suara handphone yang tadinya keras, sekarang hampir tidak terdengar suaranya.
Sambil masih menahan gatalnya digigit semut, saya pun harus rela handphone saya jadi error.
Nikmatnya sate belum bisa menghapus betenya saya, kalau begini lebih baik tidur saja. ![]()
Popularity: 36% [?]
Artikel Lainnya:
- Yang Enak Di Pagi Hari Kalau pagi-pagi enaknya makan apa? Saya sih kepikirannya: Nasi goreng Bubur Ayam Lontong Sayur Ceplok/Dadar Telor Nah, kalau bisa mendapatkan...
- Kamar Mandi, Kamar Inspirasi Di saat-saat kita membutuhkan tempat untuk mencari inspirasi, kamar mandi bisa menjadi pilihan yang ideal. Di situ kita bisa mengunci...
- Mahar Yang Tidak Seimbang Dengan Pestanya Hari ini saya menerima dua berita pernikahan teman. Satu di Bandung dan satunya lagi di Jakarta. Bersamaan dengan berita pernikahan...
- Setan pun Mungkin Bete Terus terang saya suka terheran-heran dengan para produsen film horor Indonesia. Sampai sekarang mereka relatif tidak menawarkan sesuatu yang baru,...
- Hari Ke Dua Puasa Hari ke dua puasa…. masih terasa lemas… haus… dan mengantuk… Kalau soal lapar tidak perlu cerita…. karena saat saya menulis...





19 Feb 2008, 7:41 am
hujan sekarang memang harus dihadapi dengan semangat ekstra..
tak jarang, bikin kita kewalahan..
hmmm….
You can also read tehaha’s blog post: hmm..sedih deh
19 Feb 2008, 7:48 am
Wahhh..secinta-cintanya saya sama hujan, toh kalo hape jadi rusak karena kerendem juga nangis pedih ya..
You can also read stey’s blog post: have you ever cried?
19 Feb 2008, 9:44 am
waduh, yang sabar ya mas..
You can also read ojat’s blog post: Dogh!
19 Feb 2008, 10:06 am
So sorry to hear that. I hope today is a better day for you and all.
From my side of the world, still no sign of clear sky. Raining every day. It makes me miss Medan and it’s ridiculously hot weather!
You can also read Andie Summerkiss’s blog post: Legazpi City - Rain and Volcano
19 Feb 2008, 11:37 am
Duh..turut sedih. Semoga masih bisa diperbaiki di service centre ya. Simcardnya gimana? Moga2 gak rusak.
20 Feb 2008, 3:36 pm
walah mas…klo soal hujan coba tanya sama orang bogor..gmn biar tidak berakhir jd bete
ini jadi kyk peribahasa sudah jatuh tertimpa tangga pula…ikut sedih ya buat bentol sama hape-nya.
You can also read ratna’s blog post: SMART CARD apa bener-bener kartu pintar?