Karena Saya Memang Matre

Mon, 4 Feb 2008 | Relationships | 254 views | Email This Post

Terlepas dari berbagai perbedaan yang ada pada setiap individu, manusia tercipta dengan membawa sifat-sifat alamiah yang dapat ditemui pada setiap suku dan setiap bangsa.

Sifat-sifat alamiah ini hanya berbeda dalam aplikasinya saja, namun esensi dari sifat-sifat itu tetaplah sama. Salah satu dari sifat-sifat alamiah tersebut adalah sifat kecenderungan terhadap harta.

Dalam pengertian saya, kecenderungan terhadap harta adalah kecenderungan manusia untuk mendapatkan dan menambah-nambah kekayaan. Baik itu berupa uang, perhiasan, kendaraan, ataupun properti.

Sifat kencenderungan terhadap harta merupakan salah satu sifat alamiah manusia yang agak rancu untuk ditafsirkan. Ini karena kita mempunyai tendensi untuk mengaitkan sifat ini sebagai sesuatu yang negatif.

Masak sih? Yup, dan mudah saja untuk membuktikannya. Sifat kecenderungan terhadap harta banyak dikenal sebagai sifat materialistis atau disingkat matre. Nah, kalau mendengar kata ini, saya yakin banyak diantara kita yang secara otomatis memandangnya sebagai hal yang negatif dan harus dihindari.

Sayangnya, matre lebih sering dikaitkan dengan perempuan. Padahal sifat matre ini merupakan sifat alamiah manusia yang juga berarti dimiliki oleh kaum laki-laki.

Saya akui bahwa saya pun sering kali mengartikan kata matre sebagai sesuatu yang negatif. Tapi saya berusaha menelaah lagi dan berkesimpulan bahwa matre juga bisa dipandang sebagai hal yang punya nilai positif.

Matre baik untuk perempuan karena matre membantu perempuan untuk mendapatkan pasangan yang bisa menunjang kehidupannya sebagai isteri dan sebagai ibu. Saya yakin wanita akan pikir-pikir apabila ada seorang laki-laki yang mengajukan lamaran tapi si laki-laki itu tidak terlihat “menjanjikan” dalam perekonomiannya.

Ini bukan berarti si laki-laki harus jadi orang kaya. Yang saya maksud di sini adalah si laki-laki punya potensi untuk dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan sang perempuan. Paling tidak kebutuhan atas pangan, pakan, dan pakaian.

Saya memang men-generalisir. Karena untuk membahas hal ini kasus per kasus akan menjadi sangat panjang.

Apabila ada yang berpendapat bahwa mereka menikahi sang suami bukan karena kekayaannya atau bersama-sama membangun keuangan keluarga itu sah-sah saja. Tapi saya yakin salah satu alasan mereka menikahi calon suami adalah atas perhitungan bahwa sang calon suami punya potensi untuk bisa menopang perekonomian keluarga.

Terlepas dari jumlah yang bisa suami hasilkan, perempuan tentunya tidak ingin melihat ada laki-laki yang malah menggantungkan hidupnya pada pendapatan sang isteri kan?

Matre baik untuk laki-laki karena ini akan memacu dirinya untuk berusaha. Laki-laki akan merasa direndahkan dan cenderung menghindari pernikahan apabila dirinya belum punya penghasilan. Nah, dengan mempunyai sifat yang cenderung untuk mempunyai dan menambah-nambah harta, laki-laki pun akan menempuh berbagai cara, seperti menjadi karyawan, menjadi pedagang, atau menjadi makelar, untuk mendapatkan penghasilan.

Karena sifat matrenya, laki-lakipun jadi punya pendapatan yang dapat membawa dirinya ke posisi yang lebih diperhitungkan sebagai calon pasangan hidup.

Seperti sifat-sifat lainnya, sifat matre bisa berubah negatif apabila tidak dikelola secara proposional. Keinginan yang berlebih untuk mempunyai berbagai kemewahan bisa menjadikan seseorang diperdaya oleh gemerlapnya dunia. Sifat matre yang ada pada dirinya pun berubah menjadi sebuah keserakahan.

Sifat matre negatif pada perempuan biasanya terlihat dari perilaku mereka yang mengejar-ngejar laki-laki berkantong tebal. Cara yang umum ditempuh adalah dengan mengoptimalkan aset yang dia punya (keindahan tubuh) sebagai alat untuk “menjerat”.

Sedangkan sifat matre negatif pada laki-laki biasanya terlihat dari perilaku mereka yang menempuh segala cara untuk bisa menjadi kaya. Pergi ke dukun, korupsi, menipu, dan bahkan seperti perempuan, mengoptimalkan aset yang dia punya untuk memperdayai perempuan kaya.

Sebenarnya masih banyak contoh-contoh lainnya yang bisa kita lihat. Tapi yang penting di sini adalah sifat matre merupakan sifat alamiah yang bila dikelola dengan proposional akan membawa kebaikan bagi manusia itu sendiri.

Sifat matre pada perempuan bisa membantu dirinya menjadi lebih rasional dalam memilih pasangan, sedangkan sifat matre pada laki-laki bisa membantu dirinya menjadi lebih cerdas dalam mencari penghasilan.

Tergantung dari sisi mana kita melihatnya, sifat matre bisa diartikan negatif atau positif. Yang jelas, sifat matre merupakan sifat yang ada pada setiap diri manusia, laki-laki dan perempuan.

Popularity: 26% [?]



Comments

  1. 1
    tarie
    4 Feb 2008, 9:27 am

    hmmm bener tuh, menurut saya matre itu relatif, bisa menyesatkan dan bisa menguntungkan. Sebenarnya saya juga matre karena saya akan mencari suami yang bisa bikin saya “happy” , tapi dengan pemikiran yang bijaksana dan mempertimbangkan segala aspek, termasuk perasaan. Kalau saya menikahi lelaki yang “Kaya” tapi saya membohongi perasaan saya itu adalah matre yang menyesatkan, jadi saya lebih memilih memiliki pasangan yang punya “masa depan cerah ” dan sayanya emang suka. Merdeka kan??;)

    You can also read tarie’s blog post: Reply please !

  2. 2
    ratna
    4 Feb 2008, 1:51 pm

    Yup, bener dit. Matre..??mengapa tidak… :D
    Gw menikah sama suami gw krn emang gw berpikir matre. Gw matre makanya milih dia, bukan berarti kala itu suami gw dah kaya or mapan, tp gw py feeling bahwa suami gw punya visi dan kemampuan utk menuju ke sana dan alhamdulillah step by step terwujud lha…suami gw pun sama, dia milih gw ya krn gw py potensi untuk membantu dia mendukung impian dlm berumah tangga..hehe..
    Jadi selama matre itu untuk sesuatu yg positif…so why not to be matre…:d

    You can also read ratna’s blog post: Emmm, Ngeseks Pra Nikah atau Kawin Muda aja sekalian..??

  3. 3
    adit
    4 Feb 2008, 8:52 pm

    @Tarie & Ratna: Yup, memang dalam hal ini tergantung kita melihatnya dari sisi mana ;)

  4. 4
    stey
    5 Feb 2008, 9:51 pm

    hemmm..matre?jelas, saya mgkn belum menuju ke marriage things, tapi saya selalu memilih laki2 yg tau betul apa yg dia kerjakan dengan hidupnya, dia bertanggungjawab dan punya visi kedepan jelas..saya matre?jelasss!!!

    You can also read stey’s blog post: Ga banyak yang diceritain..

  5. 5
    Yeni
    22 Mar 2008, 11:08 am

    Jadi begitu alasannya knp kamu mo dijadikan sel….

Leave a Comment

:) :( :d :"> :(( \:d/ :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »

blank