Aku Suka Cewek Matre

Wed, 30 Jan 2008 | Repost, Tips | 654 views | Email This Post

Buat cowok, cewek matre itu sepertinya sebuah penyakit yang harus dibasmi. Seakan-akan kita akan mendapatkan surga kalau punya pasangan yang tidak matre. Banyak cowok yang mendambakan ceweknya ngga matre dan bisa menerima apa adanya.

Ada tidak sih cewek yang tidak matre?

Jawabannya singkat dan jelas, tidak ada tuh. Semua cewek terlahir dalam kondisi matre. Lalu apa sih matre itu sendiri? Menurut saya sih, matre itu kecenderungan terhadap harta. Wah, kalau gitu kita sebagai cowok bakal rugi terus dong karena ngga ada cewek yang ngga matre?

Semua itu tegantung dari kadar matrenya si cewek juga. Banyak cewek yang saya tanya, mereka selalu mengatakan bahwa matre itu untuk bertahan hidup. Pertama dengar jawaban itu saya juga sebal sendiri. Tapi setelah dipikir-pikir lagi ada benernya juga.

Cewek tercipta sebagai mahluk yang nantinya akan “menggantungkan” dirinya kepada cowok (suami). Walau si cewek bisa menghidupi dirinya sendiri (dengan bekerja misalnya), tetap saja si cewek berharap si cowok bisa memberikan penghidupan kepadanya. Tidak aneh malah kalau si cewek berpikiran, “Gaji gue untuk gue, tapi untuk keluarga harus dari suami dong”

Kondisi sudah ada sejak jaman baheula dan sampai akhir jaman nanti. Kenapa bisa? Ya karena emang diciptakan seperti itu.

Karena fitrahnya ini maka si cewek akan menyeleksi cowok-cowok yang bisa memenuhi kebutuhan itu. Makanya jangan heran kalau cewek sepertinya gampang tertarik dengan cowok yang lebih tajir.

Saya pernah bertanya ke mereka, “Ada dua cowok. Yang satu ganteng luar biasa tapi ekonominya standard-standard aja. Trus yang satunya lagi wajahnya cukup menarik, tapi ekonominya luar biasa. Kamu cenderung pilih yang mana?”

Kebanyakan dari cewek akan menjawab untuk memilih yang kedua. Kenapa? Well itu tadi, karena sifat dasar mereka untuk mencari cowok yang paling bisa memberikan “penghidupan” kepadanya. Sedangkan yang menjawab tidak, saya rasa cuman tidak ingin dibilang matre aja.

Trus bagimana dong?

Kita sebagai cowok juga harus fair dalam menyikapi ini. Kita selalu menuntut untuk bisa mendapatkan cewek yang cantik. Itu adalah fitrah cowok. Maka kita juga harus bisa memahami kalau cewek selalu mengharapkan cowok yang punya banyak uang.

Masak sih? Yup. Tapi ingat, tidak ada tuh yang sempurna. Baik kecantikan maupun harta. Biasanya ada embel-embelnya. Ada cowok yang banyak uang tapi malah playboy, ada cewek yang cantik tapi bloon. So ada aja kekurangannya.

Untuk menyikapinya gimana?

Pertama-tama kita sebagai cowok harus bisa menerima sifat dasar cewek dulu. Nabi Muhammad (saw) bilang, cewek itu tercipta dari tulang rusuk yang bengkok. Jika kamu mencoba meluruskannya dia akan patah, sedangkan bila kamu menerimanya kamu akan mendapatkan kebahagiaan.

Maksudnya?

Terimalah cewek dengan fitrahnya. Cewek itu suka bicara, cewek itu suka gosip, cewek itu mahluk perasaan, cewek itu suka marah tidak jelas kalau mau datang bulan, dan cewek itu matre.

Terima lah fitrahnya. Jangan berusaha merubah fitrah tersebut karena hanya berbuah kekecewaan. Kuncinya adalah gimana kita bisa menyikapinya.

Mengenai matre, kita cowok tinggal menyikapinya dengan cerdas. Matre adalah sifat dasar yang ada pada setiap perempuan dari manapun dia berasal. Tapi… kadarnya beda-beda. Nah di sini lah kita punya pilihan.

Apabila kita suka dengan seorang cewek, tetapkan hati dulu bahwa resiko “kematrean” akan kita hadapi. Setelah itu barulah kita bisa melakukan pendekatan. Nanti dalam penjajakan kita bisa menilai sejauh mana matrenya cewek ini.

Kalau ditolak? Ya itu resiko dong. Jangan karena ditolak trus melabeli si cewek “dia emang cewek matre” atau bilang “cewek daerah ini emang matre and belagu”. Bisa saja karena kita memang bukan tipe dia atau memang dia benar-benar tidak tertarik dengan kita.

Bersikaplah dewasa. Dengan kita mendekati seorang cewek, berarti kita harus berani menggambil resiko untuk ditolak. Itu udah satu paket. Kalau ditolak terus kita mengeneralisasikan cewek, berarti kita masih picik pikirannya.

Tidak dipungkiri bahwa ada cewek yang doyannya sama cowok yang punya banyak uang. Kalau ketemu yang seperti ini sih tinggalin saja. Secantik apapun dia, kalau memang kita ngga bisa memenuhi persyaratan dia ya sudah, jangan paksakan. Lapang dada saja.

Jadi kesimpulannya, matre adalah sifat semua cewek dengan kadar berbeda-beda. Kita sebagai cowok tinggal memilih cewek dengan kadar kematrean yang cocok dengan kondisi kita.

Kalau ada cewek cantik tapi kadar matrenya melebihi kemampuan diri kita, bahkan sampai bikin sakit hati maka tinggalkan dan cari yang lain saja. Carilah cewek cantik dengan kadar matre yang mau bertoleransi dengan kondisi dompet kita.

Cowok adalah mahluk perhitungan. Kalau sudah berkorban ini dan itu, inginnya si cewek juga mengerti bahwa kita udah keluar banyak untuk dia.

Tapi ingat, cewek juga punya perhitungan sendiri. Mereka akan mencari cowok yang bisa memberikan “masa depan” (terhindar dari kelaparan, bisa menyediakan kebutuhan dia untuk shopping, kosmetik, dll.– bisa memberikan kehidupan sebagai cewek).

Kalau kita belum punya banyak uang, berusahalah menjadi seorang cowok yang berpotensi untuk punya banyak uang.

Maksudnya?

Berusahalah memperbaiki keadaan ekonomi kita dengan bekerja, dan jangan muluk-muluk dalam menentukan cewek yang kita suka.

Jangan baru punya uang 1,000 tapi memaksakan diri untuk mendapatkan cewek yang standarnya 5,000. Ujung-ujungnya kita malah sakit hati.

Kalau baru bisa pake motor, carilah cewek-cewek cantik yang mau bermotor-motor ria dengan kita.

Realistis saja karena kesuksesan kita mendapatkan seorang cewek bukan dengan merubah mereka, tapi dengan memahami fitrahnya.

Berlapang dadalah, bersikap fair bahwa cewek juga punya kriteria sendiri dalam menerima seorang cowok, dan kita harus dewasa untuk menerima resiko yang ada, termasuk kalau ditolak.

Popularity: 84% [?]



Comments

  1. 1
    Fitra
    30 Jan 2008, 4:11 pm

    “Jadi kesimpulannya, matre adalah sifat semua cewek dengan kadar berbeda-beda.”

    Koreksi ya:
    Matre adalah sifat semua manusia, ga cewek ga cowok, tapi mungkin (mungkin loh! karena gw belum pernah ngadadain study statistik mengenai ini) kebanyakan cewek yang matre ketimbang cowok….lah wong jumlah cewek emang lebih banyak….

    Bo ong ah Dit kalo lo sebagai cowok juga ga matre…tuntutan hidup dan keinginan elo pastinya banyak donk….so you must think how you can earn more money kan?

    jadi kata gw sih…gw juga ngerti kok kalo cowok sebagai suami juga matre,gimana dia ngiritin uang belanja bulanan supaya bisa beli mobil dan aksesorisnya…ato kalo ada cowok yang cari mertua kaya raya….it’s ok…toh hidup ini banyak sekali pilihannya…;)

    You can also read Fitra’s blog post: Cepretan Pertama

  2. 2
    adit
    30 Jan 2008, 4:53 pm

    @Fitra: Thanks for the correction. Tapi di artikel ini maksudnya adalah sifat matre yang ada pada diri perempuan ;)

  3. 3
    tarie
    31 Jan 2008, 2:02 pm

    Aih Adit.. Good juga tulisannya . Beruntung juga yang jadi istri kamu ya;)) akan jauh dari kekerasan rumah tangga. Bagaimanapun kekerasan dalam rumah tangga itu tidak boleh, pasangan hidup itu untuk dibahagiakan bukan untuk dianiaya, klo buat disiksa ga usah maried aja !! Makanya istri istri, klo suami menyiksa jangan takut untuk kibarkan kata ” Ceraikan aku”**== Buat apa hidup dibawah tekanan. mending cari usaha aja buat memerdekakan diri sendiri. .

    You can also read tarie’s blog post: who is Mr Danamon ?

  4. 4
    Andie Summerkiss
    31 Jan 2008, 10:27 pm

    It is how the society has evolved. Kind of like the next evolution after Darwin, I might say.

    The world has changed to be a materialistic one, and the only way girls - or even guys to survive is to grasp the very concept of consumerism.

    The strong ones will take the better of it, when the weak ones, like you said, will be trapped and jailed by it. So, which one are you? :P

    You can also read Andie Summerkiss’s blog post: Handwriting and Character

  5. 5
    Dy
    1 Feb 2008, 3:45 am

    boleh nambahin dikit gak…^-^
    selain menerima fitrahnya cwek, karena cewek ini diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok,jadi tetap perlu dinasihatin atau dikasi tahu, karena kalau tidak dianya akan bengkok terus.. :)
    wow..sip..sip..seandainya semua cowok mikir kyk gini ya..8->

    You can also read Dy’s blog post: buat teman-teman semua

  6. 6
    Suwahadi
    1 Feb 2008, 4:40 am

    Hm… setelah membaca tulisan (yang panjang) di atas. :D
    Gwa jadi sedikit terbuka dengan realita yang ada saat ini.
    Tapi hal ini malah lebih membuat gwa semangat dalam menyikapinya. Cewek matre ??? gak masalah…
    Yang perlu dipikirkan adalah bagaimana kita berusaha untuk menuju kesuksesan.

    [Salam kenal…] :)

  7. 7
    yunitae
    1 Feb 2008, 10:43 am

    Waduh, kayaknya mendiskreditkan cewek banget nichh:-w, aku nggak terima jika cewek dibilang gitu, itu personal banget karena banyak cowok yang gitu juga, we can’t judge it man!!

    Aku menikahi suamiku bukan karena dia kaya tapi karena dia mmg the best for me. Kami nikah waktu sama2 masih mahasiswa kere yang hanya bermodalkan cinta, kalaupun sekarang dia mendapatkan rezeki lebih,alhamdulilah..tapi kalau dia kere lagi, insyaAllah aku akan setia mendampinginya….

    Mana nich suara perempuan lain:)>-

    You can also read yunitae’s blog post: Buy or Register a Domain

  8. 8
    aNdRa
    1 Feb 2008, 10:52 am

    Eh, kalo cowok lazimnya pengen cewek yang cantik penampilan fisiknya, itu otomatis dia harus ikutan ngerawat penampilan fisik (yang sayangnya bersaudara dekat dengan materi) itu dong. Kulit mulus kalo cuman dikasih kosmetik murahan, makan mie instan, pergi-pulang panas2an matahari (ndak punya mobil pribadi gitu), ndak punya PRT sehingga ngerjain kerjaan rumah sendirian, ya lama2 itu kulit gosong, keriput, jelek, kayak babu.

    Kalo gue sih memang matre utk urusan milih suami, tapi matrenya gue bukan semata-mata utk tujuan “membeli” penampilan fisik, tapi lebih ke jaminan masa depan keluarga & anak-anak nantinya. Pendidikan, kesehatan, naik haji (makin mahal lho sekarang), harus bisa memberikan kualitas yg sebaik mungkin utk anak-anak. Buat gue, matre PENTING BANGET utk urusan kekayaan mental dan intelektual. Matre utk penampilan fisik bisa jadi nomor tiga setelah mental dan intelektual.

    Gue gak mau kalo menikah trus suami gue gak bisa ngasih jaminan masa depan buat anak-anak kami kelak. Kasihan anak-anak tak berdosa itu, mereka adalah amanah yang harus diberikan kehidupan sebaik mungkin yang kita mampu. Apalagi ngeliat jaman sekarang, persaingan hidup makin ketat, mo ngasih bekal apa buat anak-anak kita? (eh kita kan belom punya anak yah Dit.. wakakak..ngaco… :d/ )

    Kenapa gue matre? Karena alm. Bapak gue memberikan yang terbaik untuk gue dan Mama. Jadi tanyakan ke beliau aja kenapa ngasih contoh yang baik ke gue :d:d

  9. 9
    Iko
    1 Feb 2008, 5:41 pm

    Aiiicchhh, jadi ngukur diri sendiri nih. Gw matre apa gak yaaa sama masku???

    Bentar, mikir dulu…:d

    You can also read Iko’s blog post: Amarah (tak) Tertahan,…

  10. 10
    yunitae
    1 Feb 2008, 8:24 pm

    Sayang sekali kalo dunia dan kebahagiaan selalu di dinilai dengan materi…

    You can also read yunitae’s blog post: Buy or Register a Domain

  11. 11
    Pena Budaya
    2 Feb 2008, 2:35 am

    quote: “Cewek tercipta sebagai mahluk yang nantinya akan “menggantungkan” dirinya kepada cowok (suami). Walau si cewek bisa menghidupi dirinya sendiri (dengan bekerja misalnya), tetap saja si cewek berharap si cowok bisa memberikan penghidupan kepadanya. Tidak aneh malah kalau si cewek berpikiran, “Gaji gue untuk gue, tapi untuk keluarga harus dari suami dong””

    Pengalaman pribadi jangan di-generalisir gitu dong.

    Saat ini guwe dan pasangan gw sama-sama berbagi penghasilan. Kami punya tabungan bersama yang mana gaji sama-sama dikirim ke sana. Audit bareng penghasilan dan pengeluaran.

    Guwe gak pernah kepikir mesti punya pasangan yang harus kaya, saat ini pun gaji gw lebih tinggi daripada pasangan gw dan buat gw itu bukan masalah.

    Jadi jangan sembarangan nuduh semua cewek itu matre..ampun deh, kayak katak dalam tempurung aja..

  12. 12
    dodot
    2 Feb 2008, 7:46 pm

    cewek dan cowok sama saja tingkah laku dan perangai, tak ada yang membedakan selain hal yang standar:)>-

    Matre atau pun tidak, ganteng atau pun tidak, bokek atau pun kaya, itu sudah suratan takdir dan ketika bermaksud untuk merubahnya justru si perubah tersebut kehilangan arah. Nah bagaimana kah kita bisa menjadi diri sendiri, kebanyakan, cewek matre justru berteman sesama ras dan begitu juga si cowok jadinya kan nular tuch penyakit.

    it’s our life:)

  13. 13
    stey
    3 Feb 2008, 2:36 am

    definisi matre kan luas y dit..selama matre buat kepentingan keluarga kita nantinya sih buat gw sah2 aja. Jadi gini,kalo gw, gw matrenya gini,gw mo pacaran dengan cowok yg bekerja,dan ketika gw mutusin ok qta merit, brarti gw bisa yakin dengan adanya calon suamiku itu, anak2 gw bakal baek selalu, tapi gw tipe cewek yg matre cm bt itu,coz gw plg anti dpt barang2 hadiah dr cowok hehe..apalagi klo udah yg berlebihan gitu..lebay..

    You can also read stey’s blog post: Ga banyak yang diceritain..

  14. 14
    ratna
    4 Feb 2008, 12:47 pm

    ah…cowo jg ada yg matre kok.
    Gw ga naif ya..gw cewe matre..makanya gw kerja biar balance sama apa yg gw mau. Klo ga matre, i mean klo ga suka duit, yach ga berkembang dong…tidak ada usaha untuk hidup lebih..hehe
    soal “duit gw ya py gw, duit suami ya duit gw juga” ga masalah tuh buat suami gw, krn dia tau dan percaya gw sama urusan manage duit. jadi ga khawatir lari kemana tuh uang suami. Bukankah menikah itu harus dilandasi kepercayaan yg kuat..?? apalagi soal duit yach…bukan yang mendasar tp mempengaruhi lho…

    You can also read ratna’s blog post: Emmm, Ngeseks Pra Nikah atau Kawin Muda aja sekalian..??

  15. 15
    Andre
    4 Feb 2008, 10:57 pm

    eh gue cowok loh
    dan gue matre!

    ahahahaha

    m”oney is not everything, but without money everything is nothing”

    quote basi, tapi selalu enak untuk didengar :d

    You can also read Andre’s blog post: Penghargaan lantai angkot terbaik

  16. 16
    arel
    3 May 2008, 4:36 am

    Nggak usah kawin aja, berees…!

  17. 17
    illumaniton
    18 May 2008, 2:20 am

    cowo kere: numpang pegang ya mbak
    cewe matre : plakkkkk
    cowo kere : hikssss:((

  18. 18
    adhiguna
    26 Jun 2008, 9:56 pm

    Zaman emansipasi gini mah cuman cowok GOBLOG yang mau dimatrein cewek.

    Kalau gue fifty fifty, kalau makan, belanja etc selalu sharing.

    Gaji gue dan gaji pasangan gue selalu dibagi rata buat hidup, sisanya buat masing2.

    Kalau ada cewek yang teriak2 emansipasi kenceng banget, tapi masih minta jatah dari suami padahal dia kerja, itu seharusnya kepalanya di lempar sendal aja biar nyadar.

    @Adhiguna: Kalau dilihat dari sisi hitung-hitungan dan fairnes, emang nyebelin banget tuh cewek yang matre. Tapi gimana ya, matre adalah sifat bawaan yang ada di setiap wanita. Jadi sefair apapun usaha kita dengan pasangan, tetap saja akan ada moment-moment di mana si cewek mengharapkan kita untuk rela mengeluarkan lebih.

    You can also read adhiguna’s blog post: The comparison of Pixel and Vector Based Image Processing

Leave a Comment

:) :( :d :"> :(( \:d/ :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »

blank