Karena Ustadz pun Merokok
Fri, 11 Jan 2008 | Stuff | 265 views | Email This Post
Sebagai negara yang berpenduduk Muslim, para Ustadz mempunyai peranan besar dalam pendidikan ketauladanan. Baik itu dalah ilmu-ilmu Fiqh, Syariah, maupun dalam pendidikan Akidah. Karena pentingnya peran mereka dalam kehidupan beragama Islam, saya menaruh hormat besar terhadap mereka. Karena tanpa mereka ummah akan kehilangan sumber-sumber ilmu dan pengetahuan agamanya.
Saya tidak akan mempermasalahkan tentang ilmu agama Islam mereka, karena saya yakin mereka adalah orang-orang yang ahli di bidang itu. Keberatan saya adalah kepada Ustadz-Ustadz yang merokok. Mereka ini sepertinya lupa bahwa merokok adalah perbuatan merusak yang dilarang dalam agama Islam itu sendiri.
Saya pernah menegur seorang guru agama Islam karena kebiasaannya merokok. Saya mengingatkan bahwa apa yang dilakukan dia adalah memberikan contoh buruk kepada umat.
Kalau seseorang dinaikkan derajatnya dengan diberikan penghargaan sebagai guru agama (atau Ustadz), maka penghargaan itu tentunya tidak datang tanpa sebuah tanggung jawab. Ustadz adalah sebagai pemimpin sekaligus pendidik. Para Ustadz adalah orang-orang alim yang dianggap mewarisi agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad (SAW). Sudah selayaknyalah mereka memberikan keteladanan dan pendidikan yang baik kepada umatnya. Baik dari sisi akidah, sisi sosial, maupun sisi kesehatan.
Kebanyakan remaja mungkin akan ikut-ikutan merokok karena pengaruh iklan-ilkan rokok di media. Tapi kalau para santri remaja yang ikut-ikutan merokok saya rasa ini ada kaitannya dengan pelajaran “ekstrakulikuler” yang di contohi oleh para Ustadz yang merokok. Selain itu ummah yang melihat Ustadz-Ustadznya merokok seolah-olah mendapat pembenaran bahwa rokok itu sah-sah saja dalam Islam.
Sudah banyak pembuktian bahwa merokok itu merugikan diri sendiri dan orang lain. Wahai Ustadz yang merokok, patutkah seorang Ustadz memberikan contoh yang merugikan dirin sendiri dan orang lain? Tentunya tidak. Ustadz adalah orang yang mengajarkan kebaikan, dan merokok bukanlah kebaikan.
Silakan tersinggung dengan ucapan saya. Tapi pikirkanlah secara objektif tetang bahaya rokok bagi kesehatan dan efek sosial yang ditimbulkan oleh para panutan yang malah mempromosikan merokok.
Para Ustadz juga manusia yang lupa dan berbuat kesalahan, dan saya hanyalah seseorang yang mengingatkan.
Popularity: 21% [?]




11 Jan 2008, 9:10 am
Setujuh….di negeri saudi MUI-nya menghukumi rokok sebagai perbuatan haram…di malaysia juga loh…
You can also read Adis™’s blog post: Tips memilih calon istri (Bagian Dua)
11 Jan 2008, 10:18 am
Adis™ » Makanya, aneh aja kalau melihat Ustadz yang ngerokok kan?
11 Jan 2008, 10:18 am
iya, katanya rokok haram, eee ulamanya ngrokok, jadi wajar saja klo masyarakat jg ga berhenti ngrokok. dan juga, pemasukan pemerintah dari pajak rokok besar banget kan, kalo pabrik rokok ditutup, brarti pemasukan hilang dong
You can also read ojat’s blog post: Upgrade Pidgin 2.2.1 ke 2.3.1 dari Source
11 Jan 2008, 10:22 am
@Ojat: soal pendapatan, itu mitos tuh… keterangannya bisa dibaca di sini:
http://adit.pancaroba.com/2007/12/14/rokok-vs-ekonomi-mitos-dan-fakta/
11 Jan 2008, 11:27 am
herannya, selain produknya, sekali lg.. selain produknya, pabrik rokok itu byk memberikan kontribusi yg positif bagi bangsa. selain memberikan pajak terbesar bagi negara, mereka juga memberikan kontribusi bagi masyarakat.
kl saya liat di iklan tipi:
- bakti lingkungan, penanaman pohon mangga arummanis
- bakti olahraga, pelatihan dan pengiriman atlet bulutangkis
- bakti pendidikan, pemberian beasiswa sampe S2 bagi yang cerdas tp ekonomi kurang mampu, setelah lulus direkrut
(by djarum)
tp sayang sekali, produknya kok ya tidak halalan toyyiban…
You can also read lady’s blog post: Mendadak Fotografer
11 Jan 2008, 1:59 pm
ada ya ustadz yang merokok? hmm baru tau
menanggapai komennya lady diatas, emang tuh perusahaan rokok kontribusinya terhadap bangsa dan masyarakat sekitar emang gede banget. mungkin sadar diri bahwa produk mereka merusak, ya mereka membayarnya dengan CSR yang besar juga, huehehehehe
You can also read siska’s blog post: Gak Sempat!!
11 Jan 2008, 2:36 pm
Bahkan ada ustadz yg bilang klo merokok itu hukumnya makruh, sunnah, ataupun apa lainnya yg smuanya itu bermaksud untk melegitimasi perbuatan mereka…
You can also read Praditya’s blog post: Sekedar Ocehan Saja…
11 Jan 2008, 5:04 pm
@Lady: itulah ironisnya produk rokok. kontribusi ke masyarakat seperti itu memang terlihat bagus, tapi sebenarnya kerusakan yang ditimbulkan jauh lebih besar.
@Siska: banyak kok yang merokok.
@Praditya: setuju Pak!