Nikah Dengan Keluarga
Sun, 16 Dec 2007 | Indonesia | 223 views | Email This Post
Katanya kalau menikah dengan orang Indonesia berarti menikahi keluarganya juga. Ini berarti sang suami selain membiayai isteri dan anak-anaknya juga membiayai keluarga isterinya.
Seberapa benarkah klaim seperti ini? Apa sih untung dan ruginya?
Beneran nih, saya kepengen tahu ![]()
Popularity: 26% [?]
Artikel Lainnya:
- Saya Relakan Nia Ramadhani Dengan Yang Lain Saya masih ingat ucapan Nia ketika dia masih jomblo, “…lagi tunggu yang klik.” Ketika saya mengetahui itu, saya langsung menawarkan...
- Mahar Yang Tidak Seimbang Dengan Pestanya Hari ini saya menerima dua berita pernikahan teman. Satu di Bandung dan satunya lagi di Jakarta. Bersamaan dengan berita pernikahan...





16 Dec 2007, 3:18 am
Klo itu mah kayaknya apa ya?
Hmm…
Mungkin etika atau ’selayaknya’ kali yah…
You can also read Praditya’s blog post: Aku Sedang Hampa…
16 Dec 2007, 8:27 am
@Praditya: selayaknya itu maksudnya gimana dit?
16 Dec 2007, 11:34 pm
Sudah seharusnya seperti ituh mungkin ya…
You can also read Praditya’s blog post: Kukirimkan Surat itu Untukmu…
16 Dec 2007, 11:45 pm
@praditya:
kalau begitu sang mertua ngapain dong? kok kayak jadi pindah tanggung jawab? Padahal kan kita cuma mengambil alih tanggung jawab dari anak yang kita nikahi.
18 Dec 2007, 4:05 pm
Hai another adit, lam kenal..
Klo menurut gw, itu bukan kewajiban.
Nah klo sdh berkeluarga, dia kan bertanggung jawab atas istri dan anak2nya. Dan seandainya dia mampu, gw rasa tanpa diminta pun dia akan senang hati membantu keluarga istrinya bila memang pantas dibantu. Ya klo pas-pasan ato senen kemis ya g usah repot2 bantu sodaraaa…itu mah cari penyakit…
You can also read Zee’s blog post: Dopod 900
18 Dec 2007, 7:27 pm
@Zee:
Hi Zee, thanks for visiting… setuju dengan pendapat kamu, walau kadang suka sulit juga dalam penerapannya, karena ada faktor ngga enak dan sebagainya.
22 Mar 2008, 9:41 am
Kok negative thinking.
Blg aja mo hidup enak, sah kok asal ga rebut istri org.