Infotainment University
Wed, 12 Dec 2007 | Sinetron | 292 views | Email This Post
Belakangan ini saya sedang tertarik mengamati TV di Indonesia. Terutama yang berhubungan dengan sinetron dan infotainment. Karena menurut saya kedua acara ini mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap masyarakat. Baik dari sisi ekonomi maupun dari sisi sosialnya.
Kali ini saya mau berkomentar tentang infotainment.
Kemarin sambil mengerjakan tugas saya iseng-iseng menyalakan TV. Selain iklan-iklan rutin seperti iklan shampo, pemutih kulit, detergen, rokok, mie instan, dan kartu handphone, ada juga iklan tentang infotainment.
Sebelumnya saya sih sudah tahu kalau acara infotainment ini ada di pagi hari, di siang hari, dan di sore hari. Menurut saya sudah KLB, kejadian luar biasa.
Sudah sering ada anggapan bahwa TV kita adalah TV yang membodohi. Orientasinya profit tidak memperdulikan kualitas. Bila menilik ke infotainment maka saya setuju dengan anggapan ini.
Saya yakin “manfaat” yang didapatkan dari infotainment hanyalah mengajarkan kita untuk jadi tukang gosip. Sebuah kurikulum pendidikan yang fantastis. Saya rasa ini adalah salah satu kurikulum yang konsisten. Berbeda dengan kurikulumnya Depdikbud yang hampir setiap ganti menteri ganti kurikulum.
Siapakah alumni-alumninya? Gampang saja. Kalau ada yang rajin ngomongin soal selebritis Indonesia, maka itulah alumni-alumni Infotainment University (IU).
Infotainment University tidaklah membuat kita jadi pintar selain menjadi ahli gossip. Parahnya lagi infotainment juga mempunyai kapasitas untuk mempengaruhi masyarakat untuk meniru-niru gaya hidup yang di luar kemampuan masyarakat itu sendiri.
Di jaman serba cepat, infotainment akan lebih mendorong masyarakat yang mau meniru gaya hidup selebritis untuk mengedepankan pemikiran instant. Saking instantnya tidak perlu ditambah air. Kalau bisa ditiup pun jadi. Contohnya? Lihat saja berapa banyak orang yang mau “bertelanjang” depan kamera untuk bisa populer.
Stasiun televisi kita memang masih banyak yang bodoh. Maka sulit mengharapkan program-program yang bisa memberikan nilai lebih. Tapi menyalahkan stasiun TV saja tidaklah adil. Kita juga harus bisa menyalahkan diri sendiri yang mau “dibujuk” untuk menonton acara-acara “pembodohan” macam sinetron dan infotainment.
Stasiun televisi adalah perusahaan dagang yang menjual tontonan. Program-program tontonan banyak yang laku karena banyak dari masyarakat kita yang mau membelinya (menonton) dan tidak banyak menuntut atas kualitas tontonan yang diberikan.
Andai saja masyarakat mau, tentunya kita bisa menekan stasiun TV untuk lebih menampilkan program-program yang punya nilai lebih. Bukan program-program yang mengajarkan bagaimana menjadi tukang gosip.
Selain itu pemerintah juga harus punya peran. Pemerintah adalah instrumen negara yang mempunyai kemampuan untuk memimpin masyarakat dan memberikan tekanan lebih kepada stasiun TV untuk mengedepankan tontonan yang lebih baik.
Tapi kalau melihat keadaan sekarang ini, sepertinya pemerintah kok adem ayem saja? Jangan-jangan pemerintahnya juga kuliah di Infotainment University?
Popularity: 26% [?]
Artikel Lainnya:
- Nostalgia Bersama TVRI Belakangan saya bernostalgia lagi dengan TVRI. Setelah sekian lama dicuekin, sekarang saya jadi suka lagi nonton TVRI. Saya jadi ingat...
- Sinetron = Asap Knalpot Ketika itu saya sedang blogwalking dan menemukan sebuah artikel di blognya Nina tentang acara-acara TV yang patut diwaspadai karena isinya...
- Kerupuk, Nyamuk, dan Oneng Tidak terasa tahun ini sudah mau habis lagi. Kurang lebih dua minggu ke depan kita akan memasuki awal tahun baru....
- Sinetron: Tayangan Muka Tembok Hari ini di koran kompas ada lagi liputan tentang Sinetron, Sineton Bahayakan Anak. Di artikel itu dibilang bahwa sinetron yang...





12 Dec 2007, 2:54 pm
Ada yg bminat ksana?
You can also read Praditya’s blog post: Kalau Kamu itu Bencongā¦
12 Dec 2007, 5:54 pm
kalo diriku lagi stress… biasanya suka nonton infotainment ..
sekedar ilangin stress… karena kadang kehidupan artis jaman sekarng bisa membuatku tertawa terpingkal-pingkal….
You can also read chen’s blog post: Sakit…
14 Dec 2007, 6:35 pm
Saya juga suka males nonton infotainment,,,,,,yang dibahas itu-itu aja
You can also read toni’s blog post: Blog ekspansiā¢, menyenangkan atau tidak?