Becoming God?

Thu, 1 Nov 2007 | Stuff | 237 views | Email This Post

Hari ini saya bertemu teman dan dia bilang “Kenapa sih orang sekarang ini berusaha menjadi Tuhan? Punya hak apa mereka mengatakan bahwa aliran ini dan itu sesat?”

Saya pikir ini bermula dari berita tentang aliran-aliran yang dinyatakan sesat oleh MUI dan penangkapan-penangkapan para pengikutnya oleh berbagai ormas Islam.

Menurut keyakinan saya, semua itu ada ilmunya. Sebuah mobil bisa berjalan membawa barang karena ada ilmu membuat mobil. Sebuah pohon bisa tumbuh subur karena ada ilmu tanam menanam. Sebuah agama bisa menjadi sebuah kebenaran karena ada ilmu agamanya.

Saya tidak mau berdebat mengenai ini. Karena keyakinan adalah soal pilihan.

Saya cuma ingin bilang kalau kita belum tau ilmunya, lebih baik diam saja. Berpendapat memang tidak ada yang larang. Tapi jangan berpendapat tanpa tau dulu ilmunya.

Popularity: 7% [?]

No related posts.



Comments

  1. 1
    Nuranti R. MandriniNo Gravatar
    2 Nov 2007, 4:07 am

    Ada teori yang pernah saya baca, tapi saya lupa baca di mana. ;-p

    Setiap orang memiliki tendensi untuk meyakinkan bahwa dirinnya benar dan orang lain salah. Lalu, dia akan mencari legitimasi untuk mendukung pendapatnya. Ketika dia mendapati orang lain tidak memiliki opini yang sama, dia akan cenderung untuk bersikap emosional dan berusaha untuk menghancurkan ide lain itu. Saya pun pernah berada di posisi itu, di mana saya merasa benar dan yang lain salah.

    Tapi kemudian, menurut saya, itu adalah salah satu bentuk ketakutan. Ketakutan akan kehilangan identitas diri. Kebangsaan, ras dan agama pun kini telah menjadi identitas manusia. Siapa lagi yang menjadikan sebagai identitas kalau bukan manusia itu sendiri?

    Saya rasa itu sudah menjadi naluri manusia. Butuh kebesaran hati untuk menerima perbedaan dan belajar dari perbedaan itu. Kita seharusnya tidak hanya belajar dari ilmu yang sudah kita punya, tapi dari ilmu yang belum kita punya. Lagipula, hidup ini adalah proses pembelajaran, bukan pembenaran.

  2. 2
    Ama Wole (Roe)No Gravatar
    6 Nov 2007, 10:13 am

    Keyakinan memang sebuah Pilihan… Tp bila kita telah memilih untuk menjadi seorang muslim, bukankah keyakinan itu harus kita perjuang-kan, melihat realita yang ada di masyrakat kita tentang aliran-aliran sesat dalam Islam. saya kuatir… negeri ini lama2 akan hilang Spirit Al-Qur’an dalam interaksi sosialnya. karena banyak orang Muslim yang berdiam diri dan asal cuek, masah bodoh dengan fenomena seperti ini.
    usul nih buat adit… secara frinsip Islam menghargai perbedaan.
    anda menghindari perdebatan dengan teman anda, sama saja anda membiarkan penyimpangan itu terjadi… ok”’ Keep Spirit…

  3. 3
    aditNo Gravatar
    6 Nov 2007, 11:29 am

    @Ama:

    Saya bukan menghindari perdebatan dengan teman saya. Tapi berdebat dengan orang yang tidak tahu mengenai ilmunya sama saja bohong. Karena dia akan berpegang teguh dengan pendiriannya yang “benar”. Nah, maksud dari tulisan saya ini adalah menyuruh teman saya untuk diam saja dari pada berpendapat macam begitu. Pelajari dulu tentang Islam.

    Saya sendiri menentang tentang aliran-aliran yang tidak sesuai dengan ajaran Nabi SAW kok :)

Leave a Comment

:) :( :d :"> :(( \:d/ :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »

blank