Jangan Takut Bicara Pensiun
Thu, 1 Nov 2007 | Tips | 537 views | Email This Post
Setiap orang pasti akan pensiun, dan berapapun usia Anda sekarang ini, pensiun adalah momen yang akan Anda hadapi.
Pensiun berarti lepas dari aktivitas sehari-hari baik dalam tugas dan tanggung jawab sebagai karyawan pemerintah dan swasta maupun sebagai pejabat negara dan pengusaha. Khusus untuk karyawan swasta, usia pensiun ditentukan oleh undang-undang yakni pensiun normal 55 tahun, pensiun dini 45 tahun dan pensiun wajib 60 tahun.
Karena pensiun adalah suatu kepastian maka seyogyanyalah setiap orang mempersiapkan diri untuk memasuki era baru dalam kehidupan itu. Persiapan ini mencakup berbagai bidang termasuk psikologis, mental-spiritual, kesehatan dan tentu saja finansial.
Merupakan pertanyaan penting bagi seluruh karyawan: apakah Anda pernah berpikir tentang pensiun? Apakah Anda khawatir memasuki masa pensiun? Bagaimana Anda mengelola keuangan di saat pensiun di tengah gejolak inflasi dan pajak yang dapat menggerogoti nilai uang dan mengurangi daya beli?
Untuk dapat menjalani masa pensiun dengan baik, diperlukan persiapan, salah satunya adalah persiapan di bidang keuangan. Dana yang dimiliki pensiunan harus dikembangkan sedemikian rupa sehingga dapat memberikan hasil yang lebih besar untuk membiayai kebutuhan hidup pensiunan, khususnya untuk pemeliharaan kesehatan yang semakin hari semakin mahal. Sumber dana pensiunan biasanya berasal dari Jamsostek, dari program dana pensiun perusahaan dan juga tabungan pribadi.
Para ahli menyatakan bahwa hal-hal yang mengancam pensiun itu jauh lebih serius daripada yang seringkali dipikirkan orang. Masalah keluarga yang berakhir dengan perceraian, masalah berhenti bekerja (karena pensiun) dan masalah kesehatan, khususnya gangguan jantung, merupakan ancaman yang berbahaya bagi para pensiunan.
Dalam hubungan ini perlu diperhatikan beberapa nasihat berikut:
- Menabung: Jangan tunda, mulailah menabung sekarang juga untuk pensiun nanti.
- Tentukan target yang realistis: Perkirakan berapa besar dana yang akan Anda dan keluarga butuhkan untuk pensiun nanti.
- Asuransi: Proteksi diri dan keluarga Anda dengan asuransi untuk kesehatan dan cacat.
- Jagalah kesehatan: dengan makanan yang sehat dan bergizi, olahraga, melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur (regular medical checkup) dan mencari cara untuk menghilangkan stress. Kesehatan fisik dan mental pensiunan biasanya semakin menurun seiring dengan bertambahnya usia, dan ini tentu memerlukan dana yang semakin besar untuk pemeliharaan dan perawatannya.
- Jagalah keutuhan keluarga Anda.
- Bekerja paruh waktu: Pensiunan yang mempunyai keahlian dan ketrampilan khusus dapat terus melakukan pekerjaan paroh-waktu di saat pensiunnya. Dengan bekerja, pada Anda akan dapat terus bersosialisasi dengan berbagai pihak dan juga akan mendapatkan tambahan pendapatan untuk menutupi kebutuhan hidup.
- Pindah ke daerah yang lebih tenang dan lebih murah: Pensiunan dapat mempertimbangkan untuk pindah dan menetap di daerah yang lebih tenang dan lebih murah biaya hidup. Keadaan ini dapat meningkatkan kualitas hidup dan dapat memperpanjang usia.
Bagaimana dengan Anda sekarang? Apakah Anda sudah mempersiapkan diri menghadapi masa pensiun yang mau tidak mau akan datang? Bagaimana persiapan anggota keluarga dalam menyikapi datangnya masa pensiun Anda? Apakah rencana Anda di masa pensiun nanti? Kekhawatiran apa sajakah yang Anda hadapi ketika dihadapkan dengan masa pensiun? Lebih jauh lagi, jenis investasi apakah yang cocok bagi Anda di masa pensiun? Dan jenis usaha apakah yang cocok untuk mengisi hari-hari pensiun Anda nanti?
Siapkah Anda? Jangan tunda untuk memikirkan ini. Selagi masih muda dan punya kemampuan segeralah untuk memulai rencana pensiun Anda.
Popularity: 18% [?]




Leave a Comment